Pengelolaan Kilang TPPI di bawah Pertamina Bisa Menghemat Devisa Negara Hingga Rp 56 Triliun

- Senin, 20 September 2021 | 21:18 WIB
Penyerahan Kilang TPPI di bawah kontrol Pertamina agar kilang tersebut dapat dikelola secara terintegrasi. (Dok. Pertamina)
Penyerahan Kilang TPPI di bawah kontrol Pertamina agar kilang tersebut dapat dikelola secara terintegrasi. (Dok. Pertamina)

HALLO INDONESIA -PT Pertamina (Persero) berkomitmen penuh menjalankan penugasan pemerintah untuk menuntaskan mega proyek kilang dan Petrokimia. Salah satu yang menjadi fokus pengembangan adalah di industri Petrokimia, yakni kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang berlokasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), penyerahan Kilang TPPI di bawah kontrol Pertamina, karena sebagai salah satu kilang terbesar di Indonesia, kilang tersebut dapat dikelola secara terintegrasi.

Dikutip Hallo.id dari laman resmi Pertamina, Presiden juga menilai pengelolaan kilang TPPI di bawah Pertamina optimasi kawasan kilang TPPI akan berpotensi menciptakan penghematan devisa negara hingga USD 4,9 miliar atau sekitar Rp56 triliun.

Baca Juga: Satu Warga Luka Berat dan 7 Warga Mengungsi Akibat Tanah Longsor Merkamulya Cianjur

Sehingga, pengelolaan kawasan pabrik Petrokimia TPPI akan berkontribusi menciptakan ketahanan energi melalui substitusi produk petrokimia impor.

Hal tersebut memiliki nilai penting dalam menghadapi tantangan negara Indonesia selama beberapa dekade terakhir.

Sebagai pengolahan Petrokimia, Kilang TPPI yang ditargetkan menjadi penghasil petrokimia terbesar di Asia Tenggara ini berpotensi menghasilkan produk aromatik, baik para-xylene, ortho-xylene, bensin, toluene, heavy aromatic.

Baca Juga: 6 Peristiwa yang Memotivasi Brigjen TNI Junior Tumilaar Surati Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Namun juga dapat menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti; Premium, Pertamax, elpiji, solar, kerosene.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X