Airlangga Hartarto Beberkan Cara Pemerintah Tingkatkan Nilai Tambah UMKM

- Rabu, 24 November 2021 | 19:43 WIB
Menko Perekonomian,  Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah meningkatkan  nilai tambah UMKM dengan penguatan kewirausahaan dan mendorong ekosistem yang lebih baik. (Dok.  Ekon.go.id)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah meningkatkan nilai tambah UMKM dengan penguatan kewirausahaan dan mendorong ekosistem yang lebih baik. (Dok. Ekon.go.id)

HALLO INDONESIA - Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan dalam berbagai krisis ekonomi yang pernah terjadi, UMKM terbukti memiliki tingkat resiliensi
yang tinggi.

Begitu juga pada masa pandemi Covid-19, aktivitas bisnis UMKM menjadi salah satu penyangga dalam mitigasi lonjakan kasus varian delta sehingga ekonomi dapat tumbuh
sebesar 3,51% (yoy).

Melihat peran UMKM yang begitu penting dalam ekonomi nasional, menurut Airlangga Hartarto, pemerintah terus berkomitmen mendorong pemberdayaan UMKM agar
dapat naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian.

Baca Juga: Sambut Ajang Balap di Sirkuit Pertamina Mandalika, UMKM Lokal siap Go Global

Presiden Joko Widodo juga telah memberikan arahan terkait akses pembiayaan UMKM untuk meningkatkan porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan minimal sebesar 30% pada tahun 2024.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bank Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia yang menetapkan kredit UMKM minimal sebesar 30% pada tahun 2024.

Untuk kepentingan berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan UMKM, Menko Bidang Perekonomian telah meluncurkan Buku Pembiayaan UMKM yang berisi  tentang perkembangan dan peran penting pembiayaan bagi UMKM, serta dorongan pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada UMKM dari masa ke masa.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Sebut Bank Dunia Akui Kartu Prakerja Sebagai Program Perlindungan Sosial yang Ideal

UMKM adalah sektor penting dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61% dan juga menyerap tenaga kerja sebesar 97% dari total penyerapan tenaga kerja nasional," ujarnya seperti dikutip Hallo.id dari laman resmi Menko Perekonomian.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: ekon.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dituding MPR Tak Kooperatif, Sri Mulyani Buka Suara

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:19 WIB

Sukuk Negara Berkontribusi dalam Pembangunan di Bali

Senin, 29 November 2021 | 12:51 WIB

Kementerian ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap II 2021

Senin, 29 November 2021 | 10:32 WIB
X