Sri Mulyani: Nilai Aset eks BLBI yang Dihibahkan Mencapai Rp 492 Miliar, Salah Satu ke Pemkot Bogor

- Jumat, 26 November 2021 | 10:29 WIB
Menkeu Sri Mulyani membeberkan sejumlah aset eks BLBI yang dihibahkan ke Pemkot Bogor dan 7 kementerian/lembaga dengan total nilai mencapai Rp 492 miliar. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Menkeu Sri Mulyani membeberkan sejumlah aset eks BLBI yang dihibahkan ke Pemkot Bogor dan 7 kementerian/lembaga dengan total nilai mencapai Rp 492 miliar. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani membeberkan sejumlah aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang dihibahkan ke Pemkot Bogor dan 7 kementerian/lembaga dengan total nilai mencapai Rp 492 miliar.

Serah terima hibah dan penetapan status penggunaan aset eks BLBI kepada Pemkot Bogor dan 7 kementerian/lembaga yakni Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, Kepolisan Negara RI, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, (BPS) serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sri Mulyani mengatakan aset yang mencapai 103.290 m2 dan bernilai Rp 345,7 miliar diserahkan kepada Pemkot Bogor.

Baca Juga: Satgas BLBI Tagih Utang Dana BLBI kepada Obligor eks Bank Umum Nasional, Kaharudin Ongko

"Pertama, kepada Walikota Bogor yang tadi beliau menyampaikan akan membuat ibukota baru di lokasi ini sehingga akan membuat keseluruhan kota Bogor menjadi jauh lebih baik merupakan tetangga langsung dari ibukota negara," kata Menkeu dikutip Hallo.id dari laman resmi Kemenkeu.

Kemenkeu memperoleh Penetapan Status Penggunaan (PSP) atas aset-aset properti eks BLBI pada beberapa kota di Indonesia yaitu di Batam, Semarang, Makassar dan Samarinda dengan jumlah luas totalnya 2.576 m2 dan nilainya mencapai Rp112,3 miliar.

Sri Mulyani menambahkan, aset ini akan dipergunakan untuk membangun kantor-kantor vertikal Kemenkeu  seperti Kanto Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC), dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Baca Juga: Kemenkeu: Piutang Negara yang Masuk ke Kas PUPN Capai 50.769 Berkas per 11 November 2021

“Kami juga senang bahwa tadi di Bandar Lampung dan di kota Bandung akan dihibahkan tanah yang akan dibangun menjadi kantor bagi BNN,” ujar Menkeu.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: kemenkeu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dituding MPR Tak Kooperatif, Sri Mulyani Buka Suara

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:19 WIB

Sukuk Negara Berkontribusi dalam Pembangunan di Bali

Senin, 29 November 2021 | 12:51 WIB

Kementerian ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap II 2021

Senin, 29 November 2021 | 10:32 WIB
X