LPEI Gencar Kembangkan Desa Devisa untuk Jangkau Pasar Kopi Dunia

- Selasa, 11 Januari 2022 | 19:03 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengatakan LPEI gencar dalam pengembangan Desa Devisa untuk menjangkau pasar kopi dunia. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Menkeu Sri Mulyani mengatakan LPEI gencar dalam pengembangan Desa Devisa untuk menjangkau pasar kopi dunia. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus mendorong pengembangan bisnis kopi untuk menggerakkan ekspor nasional, yang sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Salah satunya dengan melaksanakan program Desa Devisa khusus kopi, yang dimulai di Kabupaten Subang, Juli 2021 lalu.

Pada tahun 2021, permintaan kopi dunia sudah menunjukkan tren positif yang ditunjukkan dengan nilai ekspor kopi Indonesia rebound yang ditopang oleh kenaikan harga kopi dunia.

Baca Juga: Itjen Kemenkeu Susun Kerangka Kerja Integritas, Komitmen Cegah Korupsi

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta LPEI agar lebih kreatif dan inovatif, supaya Indonesia dapat memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi.

"Kita dihadapkan pada sebuah lingkungan dunia yang bergerak sangat cepat. Ekspor merupakan salah satu engine growth yang sangat penting," kata Sri Mulyani dikutip Hallo.id dari laman resmi Kemenkeu.

LPEI yang berfungsi sebagai pemberi kredit atau credit enhancer, sebagai fasilitator, akselerator, maupun aggregator harus meningkatkan kreativitas dan inovasi.

Baca Juga: Pemerintan Targetkan Penurunan Stunting 2,7 Persen Setiap Tahun

Berdasarkan catatan Indonesia Eximbank Institute, permintaan kopi dunia di tahun 2022 akan semakin meningkat seiring harga yang juga semakin tinggi dan pasarnya yang juga semakin meluas.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: kemenkeu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X