Menteri ESDM Diminta Tingkatkan Pengawasan Kebijakan DMO Batu Bara dan Terapkan Sanksi

- Jumat, 14 Januari 2022 | 13:20 WIB
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. (Dok. dpr.go.id)
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. (Dok. dpr.go.id)

HALLO INDONESIA - Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa Komisi VII mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM).

Untuk meningkatkan pengawasan dan penerapan pelaksanaan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara dan memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban tersebut. 

Hal tersebut disampaikan saat membacakan kesimpulan rapat kerja Komisi VII DPR RI  dengan Menteri ESDM beserta jajaran, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Januari 2022.

Baca Juga: Kejagung Ungkap 3 Alasan Hentikan Penuntutan 9 Perkara Melalui Restorative Justice

Sugeng menambahkan, wacana pemerintah yang ingin mengesahkan Badan Layanan Umum (BLU) batu bara seperti yang sudah ada di kelapa sawit, memerlukan kajian yang mendalam. 

Sebab, politisi Partai NasDem itu melihat, wacana BLU batu bara dan kelapa sawit memiliki karakter yang berbeda.

Oleh sebab itu, sebaiknya, DMO tetap dipertahankan dengan meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan dari kebijakan DMO selama ini.

Baca Juga: Kemensos Pasang Jaringan Air Bersih untuk Lokasi Banjir di Kota Jayapura

"Kalau saya cenderung dengan DMO itulah yang di situ tercantum dalam Undang-Undang Minerba. Ini berbasis undang-undang, bahwa lantas nanti bagaimana agar bisa memenuhi keadilan bagi semuanya baik pemerintah."

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X