Resmikan PLTGU Riau, Menteri ESDM Sebut Biaya Produksi Listrik Sumatera Lebih Murah dan Bersih

- Kamis, 12 Mei 2022 | 18:39 WIB
Menteri ESDM, Arifin Tasrif meresmikan PLTGU Riau dan menyebutkan pengoperasian PLTGU akan mendorong biaya produksi listrik lebih  murah. (Dok. ESDM.go.id)
Menteri ESDM, Arifin Tasrif meresmikan PLTGU Riau dan menyebutkan pengoperasian PLTGU akan mendorong biaya produksi listrik lebih murah. (Dok. ESDM.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau pada Kamis (12/5).

Pengoperasian pembangkit dipastikan akan memperkuat keandalan pasokan listrik di sistem Sumatera, khususnya sub-sistem Riau, sekaligus mendorong biaya pokok penyediaan (BPP) listrik lebih murah dan lebih bersih.

Harga jual tenaga listrik PLTGU Riau ini adalah USD6,49 sen per kWh atau lebih rendah dari BPP setempat.

Baca Juga: Di PLTGU Priok, Air Sisa Desalinasi Diubah Jadi Sumber PLTMH

"Khusus untuk di wilayah Provinsi Riau, saat ini sudah ada tambahan sebesar 275 MW, tetapi ke depan juga bisa menjadi sentra pengembangangan PLTGU dengan melihat sumber daya energi yang ada di Provinsi Riau," ungkap Menteri Arifin.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah fokus pada upaya transisi energi.

Hal ini merupakan strategi panjang seluruh bangsa di dunia untuk menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), dan mencapai Net Zero Emission (NZE), agar dapat meminimalisir perubahan iklim.

Baca Juga: Kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Berpotensi Diguyur Hujan Sore Ini

Untuk itu, saat ini gas dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai jembatan menuju 100% Energi Baru Terbarukan (EBT).

Menurut Menteri ESDM Indonesia masih memiliki potensi gas yang cukup banyak sekaligus menjadi komoditi energi yang penting, terutama dalam mendukung proses transisi energi.

"Emisi yang dikeluarkan dari sumber energi fosil, antara lain batubara, emisi buangnya itu dua kali lipat dibandingkan dengan gas," jelas Arifin.

Baca Juga: Alami Kecelakaan Lalu Lintas di Stasiun Senen, Pengendara Motor Tewas

Dengan beroperasinya PLTGU Riau, daya mampu sistem kelistrikan Sumatera akan meningkat menjadi 7.266 MW dengan beban puncak mencapai 6.823 MW, sehingga cadangan sistem kelistrikan Sumatera menjadi 443 MW.

PLTGU Riau sendiri dikembangkan oleh PT Medco Racth Power Riau, anak usaha patungan antara PT Medco Power Indonesia bersama RATCH Group Public Company Limited.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X