Pemerintah Lakukan Konsolidas Fiskal untuk Menyehatkan APBN

- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:11 WIB
Ilustrasi gedung Kemenkeu. Wamenkeu Suahasil Nazara menjelaskan pemerintah harus segera melakukan konsolidas fiskal agar APBN kembali sehat. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Ilustrasi gedung Kemenkeu. Wamenkeu Suahasil Nazara menjelaskan pemerintah harus segera melakukan konsolidas fiskal agar APBN kembali sehat. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menjelaskan pemerintah harus segera melakukan konsolidasi fiskal agar APBN kembali sehat dan menjadi lebih siap sebagai shock absorber.

Wamenkeu menjelaskan, ketika seluruh dunia menghadapi Covid-19, konsumsi pemerintah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

Saat ini, pemulihan ekonomi sudah mulai terjadi sehingga sumber pertumbuhan ekonomi harus kembali didukung dari sisi konsumsi masyarakat dan investasi.

Baca Juga: Pemerintah Andalkan APBN untuk Jaga Daya Beli dan Dorong Pemulihan Ekonomi

“Pertumbuhan fiskal dan ekonomi pascapandemi harus kembali ke konsumsi dan investasi. Kita harus mendatangkan konsumsi dan investasi lagi. Itulah yang terjadi pascapandemi,” ujar Wamenkeu dalam keynote speech Tempo Bilateral Forum 2022 bertema “Pemulihan Ekonomi Pascapandemi”, Kamis (12/05).

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menegaskan bahwa APBN akan terus menjadi alat yang fleksibel, antisipatif, dan responsif menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi, inflasi, dan dampak geopolitik.

“Pemerintah akan terus menjaga tren pemulihan ekonomi ini. Kami percaya bahwa kondisi fiskal kami akan terus menguat tahun depan."

Baca Juga: Piala Uber 2022: Indonesia Lampaui Ekspektasi, Kendati Gagal ke Semi Final

"Namun dengan satu syarat, kita tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menjaga kesehatan ekonomi, dan tetap menjaga pentingnya sektor kesehatan kita,” kata Wamenkeu.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X