Prediksi Morgan Stanley: Pertumbuhan Ekonomi Global 2022 Bisa Separo dari Tahun 2021

- Jumat, 13 Mei 2022 | 16:08 WIB
Pertumbuhan Global. (Pixabay.com/nattanan23 )
Pertumbuhan Global. (Pixabay.com/nattanan23 )

HALLO INDONESIA – Morgan Stanley memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2022 bisa separo dari tahun 2021.

Alasannya, risiko konflik Rusia-Ukraina, lonjakan COVID-19 di China, dan pegetatan moneter oleh bank sentral untuk mengendalikan rekor inflasi tinggi berpotensi menggerus pertumbuhan.

Menurut Morgan Stanley, pertumbuhan global berada pada 2,9%, sekitar 40 basis poin di bawah konsensus, dibandingkan dengan pertumbuhan 6,2% pada tahun 2021, pada basis tahun-ke-tahun (yoy).

Baca Juga: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Tanggapi Kasus 136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

“Perlambatan bersifat global, didorong oleh kombinasi dari melemahnya dorongan fiskal, pengetatan kebijakan moneter."

"Hambatan berkelanjutan dari Covid, friksi rantai pasokan yang terus-menerus, dan, yang terbaru, dampak dari invasi Rusia ke Ukraina,” demikian ekonom Morgan Stanley dalam sebuah catatannya seperti dikutip dari Reuters.com.

Harga-harga komoditas dan minyak telah meroket setelah Rusia ditampar dengan sanksi Barat atas invasinya ke Ukraina, memperburuk tekanan inflasi secara global dan mendorong pemerintah-pemerintah dan bank-bank sentral untuk menilai kembali kebijakan moneter mereka.

Baca Juga: Promosikan LGBT di Ruang Publik Melalui Media Sosial Dilarang oleh MUI

Pengekangan COVID-19 China yang lebih ketat telah menghentikan produksi pabrik dan menghambat permintaan domestik, berdampak pada ekonominya dengan pertumbuhan ekspor melambat ke level terlemah dalam hampir dua tahun.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X