Jokowi Sebut Pemerintah Maksimal Jaga Stabilitas Harga Komoditas Minyak Goreng

- Minggu, 22 Mei 2022 | 17:32 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Dok. Setkab.go.id)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Dok. Setkab.go.id)

HALLO INDONESIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, segenap jajarannya telah berupa maksimal dalam menjaga stabilitas harga komoditas minyak goreng tetap dapat terjangkau.

Beragam kebijakan telah diterbitkan oleh pemerintah dalam beberapa waktu belakangan.

Penyebab kenaikan harga itu, dipicu oleh adanya kenaikan harga minyak goreng di negara yang terletak di benua Eropa dan negara Amerika Serikat (AS) semenjak awal 2022.

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Lepas Ekspor Perdana Beras FS Yasamin ke Riyadh

“Harga minyak goreng terutama di Eropa, di Amerika naiknya tinggi, harga di dalam negeri ketarik (naik harganya),” kata Presiden Jokowi yang dikutip melalui laman setkab.go.id pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Oleh karenanya, produsen minyak goreng di dalam negeri lebih memilih mengekspor minyak goreng dibandingkan memasok di dalam negeri sehingga terjadi kenaikan harga minyak di dalam negeri karena kelangkaan stok.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden mengakui telah memutuskan beberapa kebijakan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023 Capai hingga 5,9 Persen

“Akhirnya saya setop, setop minyak goreng enggak boleh ekspor. Tetapi itu juga kebijakan yang tidak mudah,” kata Presiden.

Setelah ekspor minyak goreng disetop, harga tandan sawit jatuh, dan ini terkait dengan 17 juta orang tenaga kerja, baik sebagai petani maupun pekerja.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X