Permendag Soal Ekspor CPO, Mendag Lutfi: Dahulukan Kebutuhan Minyak Goreng Dalam Negeri, Baru Boleh Ekspor

- Selasa, 24 Mei 2022 | 11:12 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Mendag Muhammad Lutfi mengeluarkan Permendag Nomor 30 Tahun 2022 mengenai ekspor CPO, menyusul dibukanya kembali kran ekspor.  (Dok. kemendag.go.id)
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Mendag Muhammad Lutfi mengeluarkan Permendag Nomor 30 Tahun 2022 mengenai ekspor CPO, menyusul dibukanya kembali kran ekspor. (Dok. kemendag.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor Nomor 30 Tahun 2022 mengenai ekspor CPO, menyusul dibukanya kembali kran ekspor.

Permendag 30/2022 mengatur Ketentuan Ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil

Menurut Mendag Lutfi,  pengaturan kembali ekspor CPO tetap berpegang pada prinsip bahwa kebutuhan CPO di dalam negeri dan keterjangkauannya merupakan hal yang utama.

Baca Juga: Sumut Perketat Pengawasan Distribusi Minyak Goreng Setelah Ekspor CPO Diizinkan Lagi

"Permendag Nomor 30 Tahun 2022 untuk memastikan  kebutuhan industri minyak goreng dalam negeri dipenuhi terlebih dahulu,"  katanya.

Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah mengatur kembali ekspor CPO, RBD palm oil, RBD palm olein, dan used cooking oil (minyak jelantah) karena pasokan CPO dalam negeri telah dianggap mencukupi.

Namun, pemerintah memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan CPO di dalam negeri dan keterjangkauannya bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utamapemerintah.

Baca Juga: Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Waspadai Money Game Berkedok Investasi

"Kami harapkan kerja sama semua pemangku kepentingan untuk menyukseskan kebijakan pengaturan ekspor kembali ini,”kata Mendag.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Kemendag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X