Hajat Hidup Orang Banyak, Pemerintah Harus Atur Ketersediaan Crude Palm Oil

- Rabu, 25 Mei 2022 | 16:48 WIB
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. (Dok. dpr.go.id)
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. (Dok. dpr.go.id)

HALLO INDONESIA - Kehadiran negara dipandang penting untuk mengatur ketersediaan crude palm oil (CPO) atau sawit di dalam negeri.

Antara kebutuhan dalam negeri dan ekspor harus diseimbangkan, karena produk turunan dari sawit ini adalah minyak goreng yang sudah menjadi hajat hidup orang banyak di dalam negeri.

Demikian penegasan Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto saat mengikuti rapat dengan Dirjen Argo Kemenperin, Para pengusaha kelapa sawit, produsen minyak goreng, dan para petani sawit di Gedung DPR, Selasa 24 Mei 2022.

Baca Juga: Bappebti Dinilai Lamban Tangani Masalah Robot Trading Sehingga Korban Semakin Banyak

"Campur tangan negara dibenarkan dalam mengatur, karena sudah menyangkut hajat hidup orang banyak," kata Sugeng.

Isu minyak goreng sempat ramai diperbincangkan publik, karena kelangkaan yang membuat masyarakat kesulitan.

Baca Juga: Beli Pelat Nomor Putih Kendaraan di Online Bisa Kena Tilang, Tidak Sesuai Spesifikasi

Minyak goreng kini sudah menjadi industri strategis nasional. Bahkan, penyebab inflasi ekonomi di dalam negeri salah satunya dipicu oleh keberadaan minyak goreng.

Di sinilah, seru Sugemg, negara perlu mengatur domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) menyangkut CPO.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X