Atasi Kelangkaan Chip, Industri Semikonduktor Jerman Siap Investasi Triliunan Rupiah

- Selasa, 21 Juni 2022 | 08:17 WIB
Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita. Industri semikonduktor merupakan urat nadi yang memegang peranan penting dalam percepatan transformasi digital. (Dok. Kemenperin.go.id)
Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita. Industri semikonduktor merupakan urat nadi yang memegang peranan penting dalam percepatan transformasi digital. (Dok. Kemenperin.go.id)

HALLO INDONESIA- Industri semikonduktor merupakan urat nadi yang memegang peran esensial dalam percepatan transformasi digital. Seiring berkembangnya era industri-4.0">industri 4.0, kebutuhan chip semikonduktor terus bertumbuh.

“Kami melihat, permintaaan semikonduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta.

Ditambahkan, Indonesia merupakan pasar yang besar bagi produk elektronika. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian memacu tumbuhnya industri semikonduktor.

Baca Juga: Topang Penurunan GRK, Kemenperin Dukung Pengembangan Kendaraan Euro 4

Langkah ini menurut Menteri Agus  diyakini akan memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri sehingga bisa lebih berdaya saing.

“Selain itu, adanya perkembangan perangkat telekomunikasi dan otomotif khususnya kendaraan listrik (electrical vehicle/EV), serta digitalisasi di banyak sektor, juga semakin membuka kesempatan bagi industri semikonduktor,” ucap Menteri Agus.

Agus optimisitis, pengembangan industri semikonduktor di tanah air dapat diakselerasi, misalnya dengan bergabung ke dalam ekosistem industri semikonduktor dunia dan memasuki rantai pasok chip global.

Baca Juga: Tempat Acara 'Bungkus Night Vol.2', Polres Metro Jaksel Segel Hamilton Spa & Massage

“Hal ini dapat dilakukan melalui kerja sama dengan negara pemain chip global, salah satunya adalah Jerman,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X