Kemenkeu Klaim Sudah Tempatkan Dana Abadi untuk Pendidikan Sebesar Rp99,11 Triliun

- Selasa, 21 Juni 2022 | 13:43 WIB
Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Tri Wahyuningsih Retno Mulyani. (Dok. Kementerian Keuangan RI)
Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Tri Wahyuningsih Retno Mulyani. (Dok. Kementerian Keuangan RI)

HALLO INDONESIA - Pemerintah telah melakukan penempatan dana sebesar Rp99,11 triliun dalam bentuk dana abadi di bidang pendidikan.

Diketahui, jumlah tersebut adalah akumulasi sejak 2010 hingga 2021 yang merupakan bagian dari alokasi anggaran di sektor pendidikan yang disisihkan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pengelolaan dana abadi itu dilakukan oleh Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan,” kata Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, dalam siaran pers yang diterima, Senin 20 Jni 2022.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Lepas 37 Perwira Penerima Beasiswa LPDP

Baca Juga: Pejabat Kemenkeu Tunjukan Bukti Nyata Perbaikan Struktur Ekonomi, Ekspor dan Impor Tumbuh

Tri menambahkan, dana abadi di Bidang Pendidikan yang dikelola oleh LPDP terdiri atas Dana Abadi Pendidikan, Dana Abadi Penelitian, Dana Abadi Perguruan Tinggi, dan Dana Abadi Kebudayaan.

Total akumulasi Dana Abadi di Bidang Pendidikan sampai dengan 31 Desember 2021 untuk masing-masing dana abadi, yakni Dana Abadi Pendidikan Rp81,1 triliun, Dana Abadi Penelitian Rp8 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi Rp7 triliun, dan Dana Abadi Kebudayaan Rp3 triliun.

Hasil pengelolaan dana abadi tersebut digunakan untuk memberikan program layanan beasiswa, peningkatan kompetensi, dan pendanaan riset.

Adapun jenis program layanan beasiswa yang diselenggarakan oleh LPDP adalah Beasiswa Umum, Beasiswa Targeted, dan Beasiswa Afirmasi.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X