Menteri ESDM Dukung Global Tekan Emisi Karbon di Subsektor Minerba

- Rabu, 22 Juni 2022 | 10:11 WIB
Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan Pemerintah Indonesia mendukung upaya strategis global dalam menekan emisi gas karbon di subsektor batubara melalui pemanfataan teknologi dan energi baru dan terbarukan (EBT). (Dok. ESDM.go.id)
Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan Pemerintah Indonesia mendukung upaya strategis global dalam menekan emisi gas karbon di subsektor batubara melalui pemanfataan teknologi dan energi baru dan terbarukan (EBT). (Dok. ESDM.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan Pemerintah Indonesia mendukung upaya strategis global dalam menekan emisi gas karbon di subsektor batubara melalui pemanfataan teknologi dan energi baru dan terbarukan (EBT).

Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian target emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) di tahun 206 atau lebih cepat.

Menurut Menteri ESDM, pentingnya subsektor batubara dalam melakukan adaptasi perkembangan zaman.

Baca Juga: Panas Bumi Jadi Prioritas dalam Pengembangan untuk Kejar Target EBT

"Dalam beberapa tahun mendatang penggunaan batubara akan kalah pamor dengan EBT sebagai bagian dari proses transisi energi," kata Arifin. 

Kementerian ESDM sendiri, kata Arifin, tengah menyiapkan empat strategi dalam mereduksi emisi karbon, yaitu pembangunan industri hilir batubara, pemanfaatan clean coal technology di pembangkit;

Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization Storage (CCUS), dan co-firing biomassa.

Baca Juga: Bukan Jurus Biasa, Pertamina Ukir Penghematan Fantastik Rp 32 Triliun

"Implementasi strategi ini akan mempertimbangkan multiplier effect dari proses transisi energi itu sendiri. Satu sisi menutup sejumlah kesempatan kerja. Sisi lain akan membuka banyak peluang penciptaan lapangan kerja," jelasnya.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X