BPKP dan Kejagung Berkolaborasi Bentuk Tim Gabungan Audit Tata Kelola Industri Kelapa Sawit

- Senin, 27 Juni 2022 | 20:09 WIB
BPKP dan Kejagung bekerjasama dalam membentuk tim gabungan tata kelola industri kelapa sawit  dalam upaya pembenahan industri sawit. (Dok. BPKP.go.id)
BPKP dan Kejagung bekerjasama dalam membentuk tim gabungan tata kelola industri kelapa sawit dalam upaya pembenahan industri sawit. (Dok. BPKP.go.id)

HALLO INDONESIA - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) secara intensif mengawal upaya pembenahan tata kelola industri sawit.

Kali ini bersama Kejaksaan Agung (Kejagung), BPKP membentuk Tim Gabungan Audit Tata Kelola Industri Kelapa Sawit.

Pengawasan atas tata kelola industri sawit yang dilakukan antara lain mencakup hulu sawit (perkebunan), produksi dan distribusi CPO beserta turunannya;

Baca Juga: Kejagung Buka Suara Terkait 2 Tersangka Kasus KSP Indosurya yang Keluar dari Rutan

Pemenuhan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO), pemberian izin ekspor, serta keandalan sistem monitoring.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan pelaksanaan audit membutuhkan legal expertise dari Kejagung.

Menurutnya, upaya pengawalan yang dilakukan oleh BPKP dan Kejagung tentu akan lebih maksimal nilai tambahnya jika dilakukan secara kolaboratif, dalam hal ini diwujudkan melalui pembentukan Tim Gabungan Audit Tata Kelola Industri Kelapa Sawit.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Uji Coba Layani Pertalite dan Solar bagi Pengguna Terdaftar

"Saya berharap, kolaborasi tersebut dapat menghasilkan solusi jangka panjang, untuk perbaikan tata kelola industri sawit di Indonesia,” ujar Yusuf Ateh dalam Rapat Koordinasi di Auditorium Gandhi, Kantor Pusat BPKP.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: BPKP RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X