DPR Setujui Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2023, Ini Kata Menkeu

- Selasa, 28 Juni 2022 | 10:38 WIB
Menkeu Sri Mulyani. Berdasarkan hasil pembahasan  Panja DPR, kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2023, pertumbuhan eknomi dikisaran 5,3-5,9%. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Menkeu Sri Mulyani. Berdasarkan hasil pembahasan Panja DPR, kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2023, pertumbuhan eknomi dikisaran 5,3-5,9%. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI dengan Pemerintah dan Bank Indonesia pada Senin (27/06).

Agenda rapat tersebut adalah penyampaian dan pengesahan laporan Panja Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam rangka Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2023 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023.

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan Panja, kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2023 yang telah disepakati adalah pertumbuhan ekonomi 5,3 hingga 5,9 persen;

Baca Juga: Menkeu Ingatkan Waspada Inflasi Global dalam Menyusun RAPBN 2023

Laju inflasi 2 hingga 4 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.300 hingga Rp 14.800 per US Dolar, tingkat bunga Surat Utang Negara 10 tahun 7,34 hingga 9,16 persen;

Harga minyak mentah Indonesia 90 hingga 110 US Dolar per barel, lifting minyak bumi 660 hingga 680 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi 1.050 hingga 1.150 ribu barel setara minyak per hari.

Sementara, target pembangunan tahun 2023 yang disepakati adalah tingkat kemiskinan 7,5 hingga 8,5 persen;

Baca Juga: Badan Anggaran DPR RI Ingatkan Adanya Ancaman Nyata akan Terjadinya Krisis Pangan

Tingkat pengangguran terbuka 5,3 hingga 6 persen, rasio gini 0,375 hingga 0,378, indeks pembangunan manusia 73,31 hingga 73,49, nilai tukar petani 105 hingga 107, dan nilai tukar nelayan 107 hingga 108.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X