Pemerintah Bayar Kompensasi Rp 64.5 Triliun, Perkuat Arus Kas Pertamina dan Proteksi Daya Beli Masyarakat

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:18 WIB
Dirut Pertamina, Nicke Widyawati.  Jalan Pertamina mengemban tugas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) Subsidi menjadi ringan atas dukungan penuh pemerintah. (Dok. Pertamina.com)
Dirut Pertamina, Nicke Widyawati. Jalan Pertamina mengemban tugas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) Subsidi menjadi ringan atas dukungan penuh pemerintah. (Dok. Pertamina.com)

HALLO INDONESIA - Jalan Pertamina mengemban tugas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) Subsidi menjadi ringan atas dukungan penuh pemerintah.

Di hari Jumat, 1 Juli 2022, Pertamina telah menerima pembayaran dari pemerintah atas kompensasi penyaluran BBM dan LPG Subsidi yang telah dilakukan pada tahun 2021 sebesar Rp. 64,5 Triliun.

Sejak awal 2022, pemerintah terus mempercepat pembayaran kompensasi atas penugasan distribusi BBM dan LPG Subsidi bagi masyarakat kepada Pertamina.

Baca Juga: Fraksi PKS: Pertamina Jangan Mempersulit Rakyat Beli BBM Bersubsidi

Per April 2022 lalu, pemerintah telah membayarkan kompensasi sebesar Rp 29,0 triliun.

Secara keseluruhan, sepanjang 2022 total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode hingga 2021 yang telah dibayarkan pemerintah kepada Pertamina sebesar Rp 93,5 triliun.

Komitmen ini menunjukkan upaya keras pemerintah dalam memperkuat arus kas Pertamina yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional dan memproteksi daya beli masyarakat.

Baca Juga: Polisi Ringkus Ayah yang Tega Ikat Anaknya dalam Karung, Sempat Viral di Medsos Videonya

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas pembayaran kompensasi yang dilakukan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Pertamina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X