Pertamina Diminta Transparan Terkait Ketidaksesuaian Stok dan Fakta Pertalite di Lapangan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 11:58 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Nurhasan Zaidi. (Dok. Dpr.go.id)
Anggota Komisi VII DPR RI Nurhasan Zaidi. (Dok. Dpr.go.id)

HALLO INDONESIA - Anggota Komisi VII DPR RI Nurhasan Zaidi meminta Pertamina secara transparan menjelaskan ketidaksesuaian antara stok dan fakta mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di lapangan.

Sebab, menurut informasi yang diperolehnya, banyak masyarakat yang sulit mendapatkan Pertalite di berbagai stasiun pengisian bahan bakar, setidaknya selama satu pekan terakhir.

Padahal, pernyataan dari Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa stok Pertalite tersedia hingga 18 hari ke depan dan akan terus diproduksi.

Baca Juga: Komnas HAM Dijadwalkan akan Tinjau Lokasi Peristiwa Penembakan yang Tewaskan Brigadir J

"Dari sisi volume penyediaan Pertalite, dari kuota sebanyak 23,05 juta liter Pertalite di tahun 2022, sampai bulan Juli ini sudah terpakai 16,8 juta kiloliter."

"Ini artinya masih ada sisa 6,25 juta liter lagi yang tersedia," ungkap Nurhasan dalam keterangan tertulis yang diterimaMinggu 14 Agustus 2022.

Dari segi ketersediaan ini, dilihat dari tren konsumsi Pertalite, ia menilai sisa kuota ini tidak akan mencukupi sampai akhir tahun.

Baca Juga: Jadikan Destinasi Hiburan Favorit Di Jakarta Utara, Grand Asia Hidupkan Lagi Dragon Phoenix

“Karena itu, saya mendesak Pemerintah dan Pertamina harus sigap dalam mengambil tindakan dan segera mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan Pertalite ini," ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X