Menteri ESDM Minta Industri Turunan Nikel Ditingkatkan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 13:45 WIB
Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat lawatan ke tambang nikel di Sorowako, Sulsel meminta industri turunan nikel ditingkatkan lagi. (Dok. ESDM.go.id)
Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat lawatan ke tambang nikel di Sorowako, Sulsel meminta industri turunan nikel ditingkatkan lagi. (Dok. ESDM.go.id)

HALLO INDONESIA - Dalam lawatannya ke tambang nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan apresiasi terhadap PT Vale Indonesia (PT Vale) dalam pengelolaan tambang nikel di sana.

Rangkaian kunjungan kerja Menteri ESDM dimulai dengan melakukan peninjauan ke pabrik pengolahan hingga area tambang dan reklamasi.

"Kami berikan penghargaan kepada manajemen PT Vale Indonesia yang telah terus berupaya mengoptimalkan pengolahan sumber daya kita, khususnya nikel, sehingga bisa menjadi salah satu leading (dalam pertambangan nikel)," ujar Menteri ESDM. 

Baca Juga: Menteri ESDM: Proyek Jambaran Tiung Biru Selangkah Lagi Gas In

Arifin meminta kepada PT. Vale untuk meningkatkan produksi olahan dari turunan nikel melalui hilirisasi.

Hal ini agar bisa memberikan nilai tambah yang lebih optimal serta meningkatkan investasi dan juga membuka lapangan pekerjaan yang masif bagi penduduk sekitar.

"Tadi kami sudah bicarakan dengan manajemen, bagaimana ke depannya indonesia juga bisa memiliki industri untuk memproduksi nikel powder. Nikel powder ini tidak banyak di dunia. Kita punya nikelnya, kenapa tidak sekaligus kita bikin dari core sampai purified nikel," ujar Menteri ESDM kepada jajaran PT Vale Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Didesak Hentikan Pengeluaran Non Prioritas Demi Pertebal Bantalan Sosial

PT Vale Indonesia saat ini sudah memiliki satu fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel di Sorowako dengan kapasitas 70.000 ton nikel matte.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X