Tunda Kenaikan Tarif Ojek Online Selama 2 Minggu, Begini Alasannya Kemenhub

- Senin, 15 Agustus 2022 | 16:24 WIB
Ilustrasi motor. (Pixabay/Christel SAGNIEZ)
Ilustrasi motor. (Pixabay/Christel SAGNIEZ)

HALLO INDONESIA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya menunda kenaikan tarif ojek online (ojol) yang awalnya direncanakan berlaku mulai hari ini 14 Agustus 2022.

Dalam perubahannya, pemberlakuan tarif baru dimulai 29 Agustus mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno mengatakan penundaan dilakukan untuk memaksimalkan sosialisasi terkait tarif baru tersebut.

Baca Juga: Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan Ciawi Bogor

"Diharapkan 25 hari kalender dari 4 Agustus 2022 (waktu terbitnya KM Nomor KP 564 Tahun 2022) dapat dilaksanakan dan dipedomani oleh aplikator juga sesuai Ketentuan PM 12 tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat," ucap Hendro dalam keterangannya, Minggu 14 Agustus 2022

Hendro menyebut Kemenhub menilai perlu dilakukan sosialisasi lebih panjang mengenai aturan ini. Sebab, lanjut dia, aturan ini baru bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Kemudian, berdasarkan hasil peninjauan kembali diperlukan waktu yang lebih panjang untuk melakukan sosialisasi terhadap tarif baru ini bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Baca Juga: Kejagung Belum Terima Surat Surya Darmadi Pulang, Soal Kasus Dugaan Korupsi yang Rugikan Rp78 T

"Mengingat moda angkutan ojol berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas."

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X