Jokowi Longgarkan Usaha Kecil Jika Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ini 5 Ketentuannya

- Rabu, 21 Juli 2021 | 07:06 WIB
Presiden RI Joko Widodo /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

HALLO INDONEISA - Presiden Jokowi akan kelonggarkan penerapan PPKM Darurat secara bertahap mulai tanggal 26 Juli 2021, dengan catatan tren kasus Covid-19 mengalami penurunan.

Sejumlah aturan penerapan PPKM Darurat yang disebut Presiden Jokowi akan dilonggarkan jika tren kasus menurun, antara lain adalah:

1. Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan untuk buka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

2. Adapun pasar tradisional selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

3. Usaha kecil diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturannya juga akan diatur oleh pemerintah daerah.

Yaitu: pedagang kaki lima, toko kelontong, agen penjual voucher, pangkas rambut, penatu _(laundry)_, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis.

4. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan dengan ketat sampai pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.

5. Kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan akan dijelaskan secara terpisah.

Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah terus memantau penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah berlangsung sejak 3 Juli 2021 lalu. Menurut Presiden,

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Sekretariat Presiden RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pajak Sewa Toko di Mal Ditanggung Pemerintah

Senin, 26 Juli 2021 | 08:06 WIB
X