Tersalur Rp143,14 triliun, NPL KUR Diklaim Hanya 0,88 Persen

- Senin, 26 Juli 2021 | 14:48 WIB
airlangga
airlangga

 

HALLO INDONESIA  - Hingga Juni 2021, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp143,14 triliun. Dari angka tersebut, rasio kredit bermasalah atau non performing loan/NPL diklaim hanya 0,88 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, realisasi kredit Rp143,14 triliun merupakan 56,5 persen dari target penyaluran pada 2021. Pemerintah menargetkan penyaluran KUR pada 2021 sebesar Rp253 triliun.

"Kredit itu sudah disalurkan ke 3,87 juta debitur, dengan NPL sebesar 0,88 persen. Penyaluran KUR sudah sesuai dengan periode mendekati periode normal sebelum COVID-19,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021).

Sementara itu, khusus KUR sektor pertanian, Airlangga menyatakan, per Juni 2021 telah terealisasi Rp42,7 triliun dari target Rp70 triliun pada 2021.

Airlangga juga merinci penyaluran KUR sektor pertanian, yang meliputi beberapa klaster. KUR perkebunan kelapa sawit, misalnya, terealisasi Rp 9,5 triliun. Selanjutnya, pertanian padi Rp 7,8 triliun, tanaman lainnya Rp 5,5 triliun, dan tanaman hortikulkura Rp 5,2 triliun. Kemudian KUR klaster budi daya sapi terealiasi Rp 3,9 triliun, budi daya domba dan kambing Rp 3,5 triliun, pertanian palawija Rp 2,7 triliun, mix farming Rp 2,6 triliun, dan pembibitan Rp 1,1 triliun.***

Editor: Pamudji S

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X