Kelebihan Pasokan Listrik pada 2030 Jadi Alasan Munculnya Wacana Penghapusan Listrik 450 VA

- Selasa, 20 September 2022 | 15:39 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah. (Dok. Dpr.go.id)
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah. (Dok. Dpr.go.id)

HALLO INDONESIA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengatakan, PLN akan kelebihan pasokan listrik sebesar 41 Gigawatt (GW) pada 2030.

Hal itu seiring dengan penerapan energi baru terbarukan (EBT).

"Adanya potensi kelebihan pasokan listrik dari PLN."

Baca Juga: Polri Beri Keterangan Terkait Konsorsium 303 yang Diduga Jadi Penyedia Private Jet

"DPR lantas mewacanakan penghapusan daya listrik 450 VA," kata Said di Jakarta, Selasa 20 September 2022. 

Dia mengungkapkan, setiap 1 GW, PLN harus menanggung beban sekitar Rp3 triliun per tahun.

Sebab dalam kontrak jual-beli listrik dengan produsen listrik swasta terdapat skema memiliki dan bayar. 

Baca Juga: Tuding Kamaruddin dan Deolipa Bikin Onar, Polri Undang Ketua Advokat Antihoax Zakirudin Chaniag

"Listrik yang dipakai atau tidak yang diproduksi Independent Power Producer (IPP), PLN tetap harus membayar sesuai kontrak.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siaran TV Analog di Jabodetabek Distop 5 Oktober 2022

Jumat, 23 September 2022 | 18:36 WIB
X