Legislator PKS: Alasan Pemerintah Naikan Harga BBM Sampai Saat ini Tak Logis

- Rabu, 21 September 2022 | 07:02 WIB
Demo menolak kenaikan harga BBM. Legislator PKS, Mulyanto menilai, alasan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi sampai saat ini tidak logis. (Dok. KSPI.or.id)
Demo menolak kenaikan harga BBM. Legislator PKS, Mulyanto menilai, alasan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi sampai saat ini tidak logis. (Dok. KSPI.or.id)

HALLO INDONESIA - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto menilai, alasan Pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi berdasarkan Kepmen ESDM No. 218.K/MG.01/MEM.M/2022 karena naiknya harga minyak dunia dan penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran sangat tidak logis.

Menurutnya kedua alasan tersebut terlalu mengada-ada. Karena faktanya tren harga minyak dunia sejak Juni 2022 hingga September 2022 terus turun.

Legislator PKS ini mengutip data WTI Crude dan Brent Crude yang menunjukan bahwa sejak Juni 2022 tren harga minyak dunia terus turun.

Baca Juga: Stafsus Menkeu Yustinus Prastowo Sebut Penyesuaian Harga BBM Adalah Momentum Gotong Royong

Di bulan Juni 2022, harga minyak dunia berada di kisaran USD 120 per barel. Angka ini terus turun hingga September 2022 menuju USD 80 per barel.

“Pada periode ini hampir semua operator minyak menurunkan harga BBM. Tapi anehnya Pemerintah malah menaikkan harga BBM bersubsidi,” kata Mulyanto.

Mulyanto juga menepis dalih pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi karena subsidi tidak tepat sasaran.

Baca Juga: Pengamat Ekonomi: Tahun 2022, Momentum Tepat untuk Reformasi Kebijakan Subsidi BBM

Menurutnya, kalau benar pemerintah ingin membenahi subsidi agar tepat sasaran caranya bukan dengan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: PKS.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X