Wamenkeu: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Cukup Impresif Pada Q2 2022 Sebesar 5,4 Persen

- Kamis, 22 September 2022 | 08:10 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara. Wamenkeu, Suahasil Nazara mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 cukup impresif berada di angka 5,4 persen. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara. Wamenkeu, Suahasil Nazara mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 cukup impresif berada di angka 5,4 persen. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 cukup impresif berada di angka 5,4 persen.

Kemudian diimbangi dengan stabilitas nilai tukar Rupiah yang cukup baik, serta pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan negara-negara G20 dan sekitar ASEAN.

“Inflasi juga mengalami kenaikan, namun relatif terkendali. Dan tentu dengan kenaikan harga BBM kemarin kita mengantisipasi inflasi di bulan September, namun kita berharap Oktober sudah mereda dan November sudah kembali kepada trend bulanan seperti biasa,” kata Wamenkeu Suahasil.

Baca Juga: BPS Laporkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2022 Tumbuh 5,44 Persen

Ditambahkan, kebijakan fiskal Indonesia dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan terus dioptimalkan sebagai shock absorber.

Namun secara bersamaan APBN juga harus diperkuat dari sisi ketahanan fiskalnya untuk dapat menghadapi peningkatan resiko ketidakpastian perekonomian gobal.

“Kenapa APBN perlu kita kuatkan ketahanan fiskal nya? Supaya APBN itu siap-siap lagi menjadi buffer untuk antisipasi uncertainty kedepan. Sehingga APBN harus terus sehat meskipun akan tetap menjadi shock absorber dari ekonomi kita,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Jelas Arah yang Digugat Deolipa Yumara, Herdian Saksono: Sebaiknya Bercermin Dulu Sebelum Bertindak

Menurutnya, satu pembelajaran yang dapat di ambil selama kondisi pandemi menuju endemi kedepan, yaitu berupa transformasi digital yang sangat cepat.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X