Didukung 3 Kementerian, AKSI Perempuan Naikkan Kelas 5000 Womenpreneur

- Kamis, 22 September 2022 | 21:52 WIB
Peresmian Program AKSI Perempuan. (ist.)
Peresmian Program AKSI Perempuan. (ist.)

HALLO INDONESIA - Perkuat komitmennya dalam mendukung kepemimpinan perempuan di dunia bisnis, Tjufoo menggelar program Akselerasi Bisnis (AKSI) Perempuan.

Program yang hadir lewat kolaborasi Tjufoo dengan platform community Stellar Women sebagai mitra pelaksana ini memberi peluang inkubasi bagi bisnis-bisnis yang dirintis perempuan Indonesia. Ada pula kesempatan memenangkan pendanaan hingga miliaran rupiah.

Semakin signifikannya peran womenpreneur dalam menyokong perekonomian nasional menjadi latar belakang dari program AKSI Perempuan. Sebagian besar UMKM di Indonesia digerakkan perempuan. Dengan peran strategis AKSI inilah, 3 kementerian mengapresiasi sekaligus mendukungnya.

Baca Juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Diagendakan Pemeriksaan Kedua pada Senin di Gedung KPK

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati misalnya. Dalam sambutannya, I Gusti Ayu Bintang mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ekonomi yang akan menaikkan pendapatan negara secara signifikan.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Tjufoo berkolaborasi dengan Stellar Women yang hari ini meluncurkan AKSI Perempuan. Kerja-kerja kolaborasi seperti inilah yang dapat mengantar langkah kaki perempuan Indonesia untuk lebih cepat meningkatkan potensinya dan mencapai ketahanan ekonomi,” kata Igusti Ayu Bintang.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Angela Tanoesoedibjo ikut mendukung AKSI Perempuan dari Tjufoo dan Stellar Women. (ist.)

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Angela Tanoesoedibjo, dalam sambutannya menegaskan peran perempuan yang sangat penting bagi perkembangan ekonomi nasional.

"Sudah tepat sekali langkah program AKSI Perempuan pada hari ini, yang menunjukkan keberpihakan terhadap perempuan dengan peningkatan kapasitas dan kualitas. Hal ini sangatlah diperlukan, terutama dalam mempersiapkan pelaku usaha menghadapi era digitalisasi yang semakin terakselerasi oleh pandemi Covid-19,” kata Angela Tanoesoedibjo.

Baca Juga: Harus Netral, Aparatur Sipil Negara Dilarang Berpolitik Praktis kepada Calon Atau Partai

Halaman:

Editor: Jan Arie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siaran TV Analog di Jabodetabek Distop 5 Oktober 2022

Jumat, 23 September 2022 | 18:36 WIB
X