Sri Mulyani Usulkan Tambahan PMN Tunai untuk 3 BUMN, Salah Satunya Garuda Indonesia Rp 7,5 Triliun

- Jumat, 23 September 2022 | 06:09 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengajukan usulan kepada Komisi XI DPR untuk memberikan tambahan PMN tunai dalam cadangan pembiayaan APBN kepada 3 BUMN. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Menkeu Sri Mulyani mengajukan usulan kepada Komisi XI DPR untuk memberikan tambahan PMN tunai dalam cadangan pembiayaan APBN kepada 3 BUMN. (Dok. Kemenkeu.go.id)

HALLO INDONESIA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajukan usulan kepada Komisi XI DPR RI untuk memberikan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai dalam cadangan pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja (APBN) tahun 2022 kepada tiga(BUMN.

Yakni PT Garuda Indonesia sebesar Rp 7,5 triliun, PT Hutama Karya sebesar Rp 7,5 triliun , serta Bank Tanah sebesar Rp 500 miliar.

Untuk PT Garuda Rp 7,5 triliun menurut Sri Mulyani,  untuk memenuhi kebutuhan maintenance, restorasi, maintenance reserve, dan modal kerja garuda. PMN ini juga diberikan melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD);

Baca Juga: Dapat PMN Rp3 T, Melchias Mekeng Soroti Adanya Penurunan Nilai Aset BUMM Waskita Karya

Dan diberikan sesudah terjadi kesepakatan perdamaian dengan kreditur yang sudah disahkan melalui putusan homologasi.

"Jadi PMN masuk sesudah balanced neracanya Garuda relatif sudah lebih manajable, dan negosiasi dengan kreditur sudah dilakukan dan sudah disahkan dalam putusan pengadilan homologasi,” ungkap Menkeu dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis, 22 September 2022.

Selain PMN tunai, juga terdapat PMN non tunai atau PMN Barang Milik Negara (BMN) baik berupa tanah maupun dalam bentuk aset lainnya;

Baca Juga: Didukung 3 Kementerian, AKSI Perempuan Naikkan Kelas 5000 Womenpreneur

Diatur dalam pasal 46 Undang-undang (UU) Nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara, pasal 55 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 tahun 2014 mengenai pengelolaan barang milik negara/daerah dan telah diubah menjadi PP Nomor 28 tahun 2020;

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siaran TV Analog di Jabodetabek Distop 5 Oktober 2022

Jumat, 23 September 2022 | 18:36 WIB
X