Tertipu Cek Kosong 1,953 M, DJ Heries IDJS Berseteru dengan Yuliana Safitri dari PT. Berkah Lancar Lestari

- Minggu, 5 Februari 2023 | 12:43 WIB
Tertipu Cek Kosong 1,9 M, DJ Heries IDJS Berseteru dengan Yuliana Safitri dari PT. Berkah Lancar Lestari (Foto: Pray WIB)
Tertipu Cek Kosong 1,9 M, DJ Heries IDJS Berseteru dengan Yuliana Safitri dari PT. Berkah Lancar Lestari (Foto: Pray WIB)

HALLO INDONESIA - Proyek pembangunan selalu menjadi persoalan dalam tahap-tahap pembangunannya.

Seperti pembangunan double track rel kereta yang berlokasi di Muara Lawai Lahat, yang menyisakan kesengsaraan ratusan pekerja, akibat dibohongi kontraktor pembangunan rel tersebut.

Yuliana Safitri dari PT. Berkah Lancar Lestari memberikan cek kosong kepada DJ Heries IDJS (Yulius Heri Bakrie) yang seharusnya akan dibayarkan kepada ratusan pekerja.

Oleh karena itu, DJ Heries IDJS berseteru dengan Yuliana Safitri.

“Saya vakum meninggalkan DJ untuk sementara dengan berbisnis, mulai dari PT. Sarana Lintas Infrastruktur (SLI), disitu saya diangkat sebagai komisaris oleh dua perusahaan, yaitu SLI dan Sembilan Buana Perkasa, “ kata DJ Heries IDJS kepada wartawan, di kawasan pusat perbelanjaan Blok M, Jumat (3/2/2023)

 Lebih lanjut, seorang entertain yang terjun bisnis itu menerangkan, SLI mendapat kontrak dipercaya oleh KAI di Sumatera. Bahkan SLI sebagai rekanan tetap KAI.

“Seiring berjalannya waktu, tiba-tiba ada Pak Eko memasukan mitra dia, PT.Berkah Lancar Lestari, akhirnya kita diminta untuk mundur satu langkah, “ terangnya.

Menurut DJ Heries IDJS, PT KAI melalui anak perusahaannya PT KAPM menunjuk kontraktor guna membangun rel ganda (double track) yang berlokasi di Muara Luwai Lahat.

“Pekerjaan itupun selesai sesuai rencana namun menyisahkan hutang terhadap sub kontraktor yang menyokong pembangunan tersebut, “ bebernya.

DJ Heries IDJS menyampaikan PT Berkah Lancar Lestari (BLL) selaku kontraktor utama pembangunan rel ganda. Sedangkan, PT Sarana Lintas Infrastruktur (LSI) sebagai sub kontraktor-nya.

“Seluruh pekerja maupun modal kerja dilakukan oleh PT SLI, dan selesailah pembangunan rel ganda tersebut. Selama pembangunan PT BLL belum membayar tagihan yang dilayangkan PT SLI, senilai 1.953 miliar, “ paparnya.

PT SLI, kata DJ Heries IDJS, terus menagih modal kerja yang telah mereka keluarkan.

“namun PT BLL terus menghindar dari tagihan itu. Hingga akhirnya PT KAPM selaku pemilik proyek melakukan mediasi antar kedua belah pihak, “ ujarnya.

Negosiasi pun berujung dengan kesepakatan, PT BLL hanya sanggup membayar 1,4 miliar dari tagihan sebesar 1.953 miliar.

Halaman:

Editor: Akhmad Sekhu

Tags

Terkini

BI Targetkan 45 Juta Pengguna QRIS Tahun Ini

Jumat, 24 Maret 2023 | 16:24 WIB
X