Sempat Mangkir dari Panggilan Polisi, Ini Kasus yang Jerat Artis Nikita Mirzani

- Kamis, 16 Juni 2022 | 16:08 WIB
Artis Nikita Mirzani (Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)
Artis Nikita Mirzani (Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)

HALLO INDONESIA - Pihak kepolisian memberikan penjelasan upaya jemput paksa terhadap Nikita Mirzani (NM) di kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu 15 Juni 2022  berdasarkan laporan dari pelapor Dito Mahendra (DM).

Nikita Mirzani dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melalui ITE karena postingan Insta Story di akun Instagram miliknya.

"Konteksnya terkait laporan oleh saudara DM sesuai LP adalah UU Informasi Transaksi Elektronik, di mana yang menjadi objek pelaporan adalah konten yang ada di Insta Story milik ibu Nikita," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga, Rabu 15 Juni 2022.

Baca Juga: Pelaku Utama Pinjaman Online Ilegal Operasikan Bisnisnya dari Rumah dan Luar Negeri

Shinto mengungkapkan ada miskomunikasi terkait upaya jemput paksa.

Ia mengapresiasi pihak Nikita Mirzani yang bersedia kooperatif datang ke Polresta Serang Kota untuk menjalani pemeriksaan.

"Seperti kita sampaikan ini miskomunikasi konteksnya. Bahwa ternyata setelah komunikasi depan penyidik dia bersedia memberikan keterangan," ungkap Shinto.

Baca Juga: Sebanyak 266 Jiwa Mengungsi Akibat Abrasi Minahasa Selatan, BPBD Aktifkan Posko Tanggap Darurat

"Malam ini kami akan menyampaikan hal yang berkaitan dalam penyidikan terkait dengan NM."

"Dalam konteks ini kami sangat berterima kasih kepada NM yang koperatif sudah datang ke Polresta Serang Kota dan memberikan keterangan kepada penyidik," sambungnya.
 
Nikita Mirzani mendatangi Polresta Serang Kota dengan statusnya sebagai saksi.

Baca Juga: Pemerintah Kembangkan Strategi Skema Alternatif Pembiayaan Infrastruktur

Pihak kepolisian memanggil Nikita Mirzani karena laporan Dito itu sudah naik ke penyidikan.

Polisi perlu memeriksa Nikita Mirzani untuk mengakomodir pihak terlapor dan pelapor.

“Maka penyidik harus mengakomodir baik dari pelapor (DM) dan terlapor (NM). Rangkaian pemeriksaan saksi-saksi juga sudah dilakukan."

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X