Usai Sidang Ditunda Nikita Mirzani Ungkap Hal Ini

- Selasa, 15 November 2022 | 10:56 WIB
Artis Nikita Mirzani. (Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)
Artis Nikita Mirzani. (Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)

HALLO.ID - Artis kontroversial Nikita Mirzani menjalani sidang perdana kasus pencemaran nama bank yang laporkaan oleh Dito Mahendra di Pengadilan Negeri Serang, Kemarin, (14/11/2022).

Setelah melewati proses pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Serang. Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid memohon agar sidang digelar satu minggu ke depan, tepatnya pada tanggal 21 November 2022.

Namun rupanya majelis hakim tidak mengabulkan permohonan itu, Majelis Hakim memutuskan untuk kembali menggelar sidang tersebut dua pekan ke depan, tepatnya pada 28 November 2022. Hal itu dikarenakan Mejelis Hakim harus mengikuti kejuaraan tenis piala M.A yang merupakan kontingen pada tanggal 28 November.

Meskipun pihak Nikita Mirzani melalui kuasa hukumnya Fahmi Bachmid, merasa keberatan karena menilai waktu 2 minggu itu terlalu lama, namun akhirnya pihak Nikita pun menerima keputusan tersebut.

“Yaudah, memang aturannya sudah begitu,” ujar Nikita kepada wartawan usai mengikuti gelar pembacaan dakwaan seperti dikutip HALLO.ID dari saluran Youtube Intens Investigas, Selasa (15/11/2022).

Sementara itu terkait kondisinya di dalama rutan, artis yang akrab disapa Nyai ini mengaku bersyukur meskipun harus tidur dengan menggunakan matras superti tahanan lainnya.

Selain itu ia mengungkapkan jika dirinya tidak repot beradaptasi di lingkungan penjara karena dia mendapatkan lingkungan yang cukup baik di dalam penjara.

“Gak harus beradaptasi ya biasa aja kaya kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Namun yang mengkhawatirkan adalah kabar penyakit syarat kejepit yang dideritanya lantaran masih harus melewati proses terapi untuk kesembuhannya.

“Tidurnya kan pakai mastras, tapi maman harus menyesuaikan sama tahanan yang lain, Niki kan juga punya skoliosis tulang yang agak bengkok gitu kan, émang agak nyeri, kadang-kadang kalau kambuh emang sakit, harusnya kan memang terapi setiap satu minggu sekali,” tuntasnya.***

Halaman:

Editor: Kemal Maulana

Sumber: Intens Investigasi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X