Pesawat Militer Amerika Serikat yang Jatuh di California, Diklaim Angkut Bahan Nuklir

- Jumat, 10 Juni 2022 | 14:42 WIB
Ilustrasi Kecelakan pesawat (PIXABAY)
Ilustrasi Kecelakan pesawat (PIXABAY)

HALLO INDONESIA -  Sebuah pesawat militer milik Amerika Serikat jatuh di California selatan pada Rabu 8 Juni 2022.

Laporan yang tersebar di media sosial mengatakan pesawat itu jatuh ketika mengangkut bahan radioaktif.

Namun, juru bicara Angkatan Laut AS membantah laporan itu. Ia mengatakan pesawat jatuh di dekat Glamis, berjarak 35 kilometer dari perbatasan Mexico.

Baca Juga: Menparekraf Sandi Uno Tanggapi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Domestik dan Internasional

Baca Juga: Kejagung Periksa 2 Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa sebuah pesawat milik 3d Marine Aircraft Wing jatuh di dekat Glamis," kata seorang juru bicara AL AS kepada AFP.

"Tim tanggap darurat militer dan sipil sudah ada di lokasi. Bertentangan dengan rumor media sosial, tidak ada bahan nuklir di dalam pesawat."

Insiden itu terjadi di dekat Stasiun Udara Korps Marinir Yuma. Markas itu merupakan rumah bagi sejumlah MV-22 Ospreys.

Osprey adalah salah satu armada pesawat militer AS yang memiliki kemampuan "lepas landas dan mendarat vertikal" dengan sayap putar yang dapat diarahkan ke atas untuk memberikan kemampuan manuver seperti helikopter.

Militer AS telah mengalami sejumlah kecelakaan di mana armada pesawatnya menjadi korban. Salah satu kecelakaan terbaru terjadi di Norwegia pada Maret lalu yang menewaskan empat Marinir.***

Baca Juga: TNI AU Paksa Pesawat Asing Mendarat Karena Masuki Wilayah Indonesia Tanpa Izin

Baca Juga: Kejagung Serahkan Berkas Perkara 3 Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Ubur-ubur Serbu Israel, Ada Pertanda Apa Itu

Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:23 WIB
X