Keluarga di China Diizinkan Mempunyai Anak Sesukanya, Tanpa Ada Sanksi Apapun

- Rabu, 21 Juli 2021 | 16:59 WIB
Pemerintah China memberikan pengumuman bahwa semua keluarga penduduk di China dapat memiliki anak sebanyak yang mereka suka. /Pixabay.com/True_Guowei
Pemerintah China memberikan pengumuman bahwa semua keluarga penduduk di China dapat memiliki anak sebanyak yang mereka suka. /Pixabay.com/True_Guowei

HALLO.IDPemerintah China, Selasa malam 20 Juli 2021,  memberikan pengumuman luar biasa, bahwa semua keluarga penduduk di China sekarang dapat memiliki anak sebanyak yang mereka suka, tanpa menghadapi denda atau konsekuensi lain.

Pengumuman itu mengakhiri sebuah kebijaksanaan yang sudah berlaku selama beberapa dekade, tentang pembatasan jumlah anak yang dapat dimiliki setiap rumah tangga.

Saat ini pemerintah di China sedang berupaya mendorong kelahiran dalam menghadapi populasi yang menua dengan cepat. Kelahiran turun 15% tahun lalu, penurunan tahun keempat berturut-turut.

 Seperti diwartakan defence.pk, China mulai melonggarkan kebijakan ketat satu anak sekitar enam tahun lalu setelah memberlakukannya pada 1980-an.

Itu berarti selama lebih dari tiga dekade, otoritas lokal yang berusaha memenuhi target populasi sering mengambil tindakan keras seperti aborsi paksa dan sterilisasi.

Preferensi keluarga terhadap anak laki-laki, terutama di pedesaan, daerah pertanian, mengakibatkan ketidakseimbangan gender yang besar.

Keluarga yang melanggar kebijakan satu anak, dan kemudian dua anak, menghadapi denda yang besar dan kesulitan mencari pekerjaan. Baru-baru ini tahun lalu, media pemerintah melaporkan pihak berwenang setempat mendenda sebuah keluarga 718.080 yuan ($ 112.200), karena memiliki tujuh anak.

"Pemerintah tidak akan lagi mengenakan denda bagi pasangan yang melanggar undang-undang keluarga berencana untuk memiliki lebih banyak anak daripada yang diizinkan," kata kantor berita Xinhua dalam bahasa Inggris, mengutip dokumen pemerintah yang dirilis Selasa malam tetapi tertanggal 26 Juni.

Dokumen tersebut juga menyerukan cuti hamil dan sistem pengasuhan anak yang lebih baik.

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X