Keluar dari Korea Utara, Rombongan Dubes dan Staf KBRI Jalani Karantina 14 Hari di China

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:21 WIB
Sedikitnya 15 orang rombongan  terdiri dari Dubes dan staf KJRI di Pyongyang meninggalkan Korea Utara meloaluin darat menuju ke China, Jumat 23 Juli 2021. Mereka menjalani karantina 14 hari di China, sebelum berangkat ke Indonesia. Foto: ilustrasi voi.id (priyo suwarno)
Sedikitnya 15 orang rombongan terdiri dari Dubes dan staf KJRI di Pyongyang meninggalkan Korea Utara meloaluin darat menuju ke China, Jumat 23 Juli 2021. Mereka menjalani karantina 14 hari di China, sebelum berangkat ke Indonesia. Foto: ilustrasi voi.id (priyo suwarno)

HALLO INDONESIA- Sebanyak 15 staf Kedutaan Besar RI di Pyongyang, termasuk duta besar, meninggalkan Korea Utara melalui jalan darat menunju ke China.

Perjalanan terdekat adalah menunju ke wilayah Dandong, provinsi Liaoning, China, kawasan tersebut terpisahkan oleh sungai dengan wilayah Korut, Jumat, 23 Juli 2021.

Sesuai peraturan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia, para dubes dan staf KBRI itu haru menjalani masa karantian selama 14 hari di China.

Dalam rombongan itu terdapat staf kedutaan Indonesia di Korut dan satu-satunya staf kedutaan Bulgaria dan ekspatriat yang meninggalkan Korut melalui China.

Mereka menggunakan jalur darat pada Jumat siang 23 Juli, sehingga makin sedikit orang asing yang masih bertahan di Pyongyang, Ibu Kota Korut, demikian laporan NK News.

Seperti diwartakan ANTARA sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI memutuskan untuk memulangkan sementara duta besar dan diplomat dari Korut, kebijaksanaan ini sebagai respons atas penguncian wilayah (lock down) yang dilakukan pemerintah Korea Utara terkit dengan pandemi COVID-19.

Teuku Faizasyah, juru bicara Kemenlu RI Teuku Faizasyah di Jakarta, Kamis 22 Juli 2021, pemerintah Korut sejak akhir 2020 mempersilakan perwakilan asing agar untuk sementara waktu memindahkan atau memulangkan staf diplomatik atau organisasi internasional dari negara tersebut.

"Imbauan ini diberikan mengingat pemerintah Korea Utara telah melakukan lockdown dengan menutup akses lalu lintas orang dan barang. Kebijakan ini diberlakukan oleh pemerintah Korea Utara sejak awal pandemi hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujarnya.

Pada bulan Desember 2021, Kemlu Korut  menyatakan bahwa negaranya kemungkinan tidak akan melonggarkan pembatasan hingga pandemi COVID-19 berakhir. Beberapa pihak meyakini lockdown tersebut akan berlangsung hingga 2022 atau 2023. ***

Editor: Priyo Suwarno

Terkini

WHO Temukan Varian Baru Corona Bernama Mu di kolombia

Kamis, 2 September 2021 | 11:15 WIB
X