Terbang 1,6 Km di Mars, Ingenuity Temukan Jejak Aliran Air

- Senin, 26 Juli 2021 | 13:51 WIB
Helikoper Ingenuity terbang di Mars (NASA)
Helikoper Ingenuity terbang di Mars (NASA)

JAKARTA, Hallolampung.com - Helikopter Ingenuity NASA berhasil menyelesaikan penerbangan ke-10 di Mars pada Sabtu (24-07-2021), dengan total jarak penerbangan lebih dari 1,6 kilometer. Ingenuity juga menangkap beberapa gambar penting termasuk jejak yang diduga bekas aliran air. Jejak ini  menjadi tempat ideal untuk mencari tanda-tanda kehidupan terdahulu di Mars.

Dilansir dari Gizmodo, NASA lewat cuitan Twitter mengonfirmasi bahwa helikopter Ingenuity telah melewati area yang dinamakan Raised Ridges. Area ini merupakan bagian dari pemisahan formasi geologis di Mars yang dianggap penting oleh tim Perseverance. Mereka juga berencana untuk mengunjungi area itu.

Formasi ini sering kali menjadi jalur bagi cairan untuk masuk ke bawah tanah. Jika dahulu air pernah mengalir melalui Raised Ridges, wilayah ini akan menjadi tempat yang ideal untuk mencari tanda-tanda kehidupan terdahulu di Mars. Pencarian kehidupan masa lalu merupakan misi utama Perseverance. Selain itu ia juga akan mengebor sampel tanah Mars untuk ditinjau lebih jauh.

Pada  Jumat (25/7/2021), Ketua Operasi Ingenuity Teddy Tzanetos menggambarkan rencana jalur terbang helikopter itu dalam status baru “Penerbangan ke-10 ini merupakan misi Ingenuity terumit berdasarkan penavigasian dan pelaksanaannya. Penerbangan ini memuat 10 titik tuju dan memecahkan rekor baru, dari ketinggian nominal 10 meter di penerbangan ke-9 menjadi 12 meter di penerbangan ke-10 ini. Penerbangan ini diperkirakan berlangsung selama 165 detik,” kata Tzanetos.
 
Tzanetos menjelaskan bahwa penerbangan ini dimulai berangkat dari lapangan terbang keenamnya lalu bergerak ke barat daya sejauh 50 meter. Kemudian, helikopter ini mengambil dua gambar “Raised Ridges” dari beberapa titik menghadap ke selatan. Setelah itu, Ingenuity akan terbang ke barat lalu ke barat laut sembari menangkap gambar “Raised Ridges” dari sudut pandang yang berbeda. NASA bertujuan untuk menumpang tindih gambar untuk menciptakan stereogram bervariasi.
Status baru Tzanetos juga mengingatkan kita mengenai pencapaian Ingenuity yang telah melebihi tujuan aslinya dan telah melakukan manuver yang mengesankan. Helikopter ini juga telah bertahan di Mars selama 107 sol (hari Mars), 76 hari lebih lama dari misi awal yang direncanakan.

Selain itu, Ingenuity juga telah berhasil melakukan dua pembaruan perangkat lunak yang meningkatkan kemampuan terbang dan pengambilan gambar. Helikopter ini telah terbang selama lebih dari 14 menit di Mars, 112% di atas performanya selama uji terbang di Bumi. Ingenuity juga telah menangkap 43 gambar berwarna dan 809 gambar hitam putih sehingga memberikan kita pemandangan baru dari planet yang dijuluki Planet Merah ini.(***)

Editor: Diana Alfiatri

Tags

Terkini

WHO Temukan Varian Baru Corona Bernama Mu di kolombia

Kamis, 2 September 2021 | 11:15 WIB
X