Demo Anti Hijab Meluas, Hacker Retas Situs Web Pemerintah Iran Pasca Tewasnya Mahsa Amini

- Kamis, 22 September 2022 | 10:26 WIB
Screen shoot YouTube Mahsa Amini.  Aksi demo anti hijab meluas di Iran pasca tewasnya wanita bernama Mahsa Amini di tahanan, setelah disangka melanggar aturan penutup kepala. (YouTube.com @NewsRme)
Screen shoot YouTube Mahsa Amini. Aksi demo anti hijab meluas di Iran pasca tewasnya wanita bernama Mahsa Amini di tahanan, setelah disangka melanggar aturan penutup kepala. (YouTube.com @NewsRme)

 

HALLO INDONESIA - Sejumlah situs web media pemerintah dan yang berafiliasi dengan negara ditutup, setelah hacker mengklaim telah meluncurkan serangan siber, sebagai dukungan protes terhadap kematian Mahsa Amini.

Mahsa Amini, wanita berusia 22 tahun dari provinsi barat laut Kurdistan meninggal di Teheran pada hari Jumat pekan lalu, setelah menderita stroke dan beberapa serangan jantung saat berada dalam tahanan polisi moral Iran karena tak memakai hijab.

Pihak berwenang Iran tmembantah tuduhan penganiayaan atau pemukulan terhadap Amini dan mengatakan kondisi kesehatannya yang menyebabkan  kematian. Namun pihak keluarga menolak klaim tersebut.

Baca Juga: Muhammadiyah India Berharap Larangan Hijab Segera Berakhir

Sebuah video yang dirilis pada Rabu pagi menunjukkan rekaman protes di beberapa kota Iran yang meletus sejak kematian Amini.

“Ini adalah yang terakhir,” suara yang diubah di video, yang mengaku dari hacker Anonymous, mengatakan tentang kematian Amini. “Rakyat Iran tidak sendirian”.

Tampaknya dua situs utama pemerintah Iran menjadi target utama serangan hacker tersebut.

 Baca Juga: Sebanyak 8 Anak Jadi Korban Eksploitasi Seksual di Apartemen Jakarta Barat

Salah satunya adalah situs web “layanan pintar” pemerintah, di mana sejumlah layanan online ditawarkan, dan yang lainnya ditujukan untuk menerbitkan berita pemerintah dan wawancara dengan pejabat.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: aljazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X