Akhirnya, setelah Tiga Kali Dipenjara, Anwar Ibrahim pun Jadi PM Malaysia

- Kamis, 24 November 2022 | 15:13 WIB
Suasana Pemilu Malaysia, Sabtu, 19 November 2022. Foto/Dok.ist.
Suasana Pemilu Malaysia, Sabtu, 19 November 2022. Foto/Dok.ist.

 

HALLO.ID. Akhirnya, Anwar Ibrahim pun bernafas lega. Setelah dua kali dipenjara, mantan orang dekat Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad itu pun resmi ditunjuk menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Kamis, 24 November 2022.

Tokoh reformasi yang tiga kali masuk penjara sejak masa mudanya ini harus menempuh perjalanan panjang. Hingga detik-detik terakhir sekalipun, saingan terberat, Muhyiddin Yassin masih mengklaim diri memenangkan Pemilu.

Namun, Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah, mengakhiri aksi saling klaim itu. Orang pertama Malaysia itu menunjuk Anwar menjadi PM yang baru pada Kamis, 24 November 2022.

Keputusan memilih Anwar dilakukan setelah Raja Abdullah berkonsultasi dengan sembilan sultan pemimpin negara bagian dalam rapat darurat hari ini.

Baca Juga: Dituding Memiliki Hubungan Gelap, Uya Kuya : Denise Sudah Kelewatan

Sebagai aktivis yang memperjuangkan reformasi sejak masa muda hingga tuanya, Anwar pertama kali merasakan kehidupan pengap, sunyi dan dingin penjaranya pada 1974. Ketika Undang-undang Keamanan Internal (ISA) baru saja diterapkan.

Tuduhan yang diterimanya karena ia menggelar unjukrasa menentang kemiskinan dan kelaparan di daerah pinggiran. Berdasarkan ISA, Anwar dijebloskan ke penjara selama 20 bulan tanpa proses peradilan.

Pada 20 September 1998, pada puncak karirnya sebagai menteri keuangan, wakil perdana menteri bahkan perdana menteri ad-interim, Anwar justru kembali masuk penjara. Berbagai kalangan menuding itu tuntutan ini bermotif politik, menyusul langkahnya membenahi pemerintahan.

Baca Juga: Mimpi Mengalami Gempa Bumi dan Banjir Bandang, Apa ya Artinya

Halaman:

Editor: Jacobus E. Lato

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X