Taliban Ijinkan Bank Buka Kembali, Ribuan Warga Kabul Rame-rame Antre Tarik Tunai

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:36 WIB
Bank-bank di Afghanistan mulai dibuka kembali setelah sempat tutup.  (Dok. Afghanistantimes.af)
Bank-bank di Afghanistan mulai dibuka kembali setelah sempat tutup. (Dok. Afghanistantimes.af)

 

HALLO INDONESIA - Setelah lebih dari seminggu ditutup, bank-bank di Afghanistan mulai dibuka kembali, menarik kerumunan ribuan orang yang ingin memiliki uang tunai fisik di tangan mereka.

Lembaga keuangan di Kabul sebagian besar tutup pada sore hari tanggal 15 Agustus, tepat sebelum mantan Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dan Taliban tiba di ibu kota.

Awalnya, penutupan itu sebagai tanggapan atas kekhawatiran bahwa kedatangan kelompok itu di kota akan menimbulkan pertumpahan darah dan penjarahan.

Baca Juga: AS Keluar Afghanistan, China Masuk dan Mengincar Mineral Senilai 1 Triliun Dolar

Namun, seiring berlalunya hari, bank-bank tetap tutup karena keputusan Washington untuk memotong akses ke emas dan cadangan tunai sebesar Rp 101 triliun lebih Bank Sentral Afghanistan di Federal Reserve.

Dana Moneter Internasional juga memotong akses ke lebih dari 370 juta dolar AS pinjaman yang telah dijanjikan.

Pembatalan ini terjadi hanya beberapa hari setelah puluhan ribu orang berbondong-bondong ke bank dan ATM di seluruh ibu kota untuk menarik uang mereka sebanyak mungkin, sebelum kedatangan Taliban.

Baca Juga: Ni Nengah Persembahkan Medali Pertama Untuk Indonesia Dalam Paralimpiade Tokyo 2020

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

WHO Temukan Varian Baru Corona Bernama Mu di kolombia

Kamis, 2 September 2021 | 11:15 WIB
X