Vaksin Moderna yang Terkontaminasi Banyak Ditemukan di Okinawa Jepang

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:44 WIB
Ilustrasi vaksin Moderna. /Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi vaksin Moderna. /Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Prefektur Okinawa, Jepang menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna pada hari Minggu, 29 Agustus 2021 setelah ditemukan banyak yang terkontaminasi.

Seperti dikutip Hallo.id dari laman resmi Japan Today, pejabat setempat mengatakan Kementerian Kesehatan Jepang sedang menyelidiki kematian dua pria yang menerima suntikan dari batch Moderna yang tercemar, meskipun penyebab kematian mereka tidak diketahui.

“Kami menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna karena ditemukan zat asing di sejumlah batch, ,” kata pejabat pemerintah prefektur Okinawa.

Baca Juga: Militer AS Kerjasama dengan Taliban, Antisipasi Serangan di Tiga Tempat Kawasan Kabul

Laporan media lokal menyebutkan, sebanyak 1,63 juta dosis ditangguhkan setelah terjadi dua kematian.

Kementerian Kesehatan mengatakan sedang menyelidiki penyebab kematian dan saat ini tidak diketahui apakah ada hubungan sebab akibat dengan vaksin tersebut.

"Saat ini, kami tidak memiliki bukti bahwa kematian ini disebabkan oleh vaksin Moderna Covid-19, dan penting untuk melakukan penyelidikan formal untuk menentukan apakah ada hubungannya," kata Moderna dan distributor Jepang, Takeda. Dalam pernyataan bersama pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021.

Baca Juga: Fahri Hamzah Sebut Afghanistan akan Hadapi Dua Masalah, Salah Satunya Sikap Kekuatan Asing

Dijelaskan, sifat partikel yang ditemukan dalam botol yang diproduksi oleh kontraktor Moderna, perusahaan farmasi dan bioteknologi asal Amerika Serikat itu di Eropa ini juga belum diketahui.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

WHO Temukan Varian Baru Corona Bernama Mu di kolombia

Kamis, 2 September 2021 | 11:15 WIB
X