SIC Batch Ketiga Samsung Digelar, Seribu Siswa Dapat Pelatihan Coding

- Kamis, 23 Juni 2022 | 23:17 WIB
Samsung melalui program SIC memberikan pelatihan tahap kedua di Batch 3 tahun 20212022 kepada siswa sekolah vokasi. (istimewa)
Samsung melalui program SIC memberikan pelatihan tahap kedua di Batch 3 tahun 20212022 kepada siswa sekolah vokasi. (istimewa)

HALLO INDONESIA – Lewat Samsung Innovation Campus (SIC), Samsung ingin mencetak generasi digital yang siap kerja dan mampu menjawab tantangan industri 4.0. Dan program Student Coding & Innovation Training, pelatihan tahap kedua SIC Batch 3 2021/2022 baru saja selesai digelar.

Program tersebut menekankan keterampilan siswa sekolah vokasi dalam hal problem solving dan merumuskan solusi atas masalah sosial dan lingkungan yang ada. Ditambah pembekalan dasar-dasar pemrograman Python yang populer.

Samsung melalui SIC menggelar tiga tahapan program dalam penyiapan sumber daya yang terampil dan mampu memanfaatkan digital dengan maksimal. Diantaranya Pelatihan Guru (Program Training of Trainers), Pelatihan Coding & Inovasi, dan pelatihan IoT Pengembangan Produk.

Baca Juga: Besok Fenomena Langka Lima Planet Sejajar, Cuma Ada 18 Tahun Sekali

Ada 1.000 siswa yang dibagi menjadi 250 tim yang lolos ke Tahap 2 SIC Batch 3 2021/2022, dimana ada 360 siswa berasal dari MA/MAK dan 640 siswa dari SMK yang sudah menjadi partner Samsung dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Program SIC adalah komitmen Samsung untuk meningkatkan kapasitas dan kesuksesan inovasi yang menjadi tantangan sistem pendidikan Indonesia dan mencetak talenta-talenta digital yang dibutuhkan industri.

Program ini juga dirancang untuk membantu siswa di sekolah vokasi, menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan di era Industri 4.0 dan mendapatkan bekal keahlian digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Baca Juga: Penjualan iPhone 13 dan Samsung Galaxy S22 Saling Salip, Siapa Sang Jawara

"Kami juga mengapresiasi peran guru dan mentor yang telah menjadi motor penggerak para siswa dalam menyelesaikan tugasnya hingga tahap akhir dan mengarahkan mereka merancang desain produk yang inovatif, sehingga siswa merasa percaya diri dalam menjalani proses pembelajaran,” kata Ennita.

Halaman:

Editor: Jan Arie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X