Gusti Kirono Sampaikan Alasan Keraton Yogyakarta Tiadakan Acara Gunungan Grebeg Besar

- Selasa, 20 Juli 2021 | 14:53 WIB
Ribuan warga memadati area sekitar Alun-alaun Keraton Yogyakarta untuk menghadiri tradisi Hajad Dalem Grebeg Besar memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H tahun 2019.
Ribuan warga memadati area sekitar Alun-alaun Keraton Yogyakarta untuk menghadiri tradisi Hajad Dalem Grebeg Besar memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H tahun 2019.

HALLO.ID - Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono atau Gusti Kirono menyampaikan tentang acara tradisi arak-arakan prajurit dan gunungan Grebeg Besar.

Gusti Kirono menyatakan Keraton Yogyakarta memutuskan meniadakan acara tradisi arak-arakan prajurit dan gunungan Grebeg Besar.

Gunungan Grebeg Besar yang sedianya berlangsung pada 20 Juli 2021 atau 10 Zulhijah Jimakir 1954 ditiadakan.

Baca Juga: Mbak Tutut Kenang Hari Terakhir Wafatnya Ibu Tien Soeharto, Sempat Sesak Nafas

Pada tahun ini ubarampe gunungan Grebeg Besar dibagikan ke Pura Pakualaman dan Kepatihan dilaksanakan pada hari yang berbeda untuk meniadakan kerumunan.

Pembagian ubarampe Grebeg Besar kali ini dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat masih dalam suasana pandemi dan dalam masa PPKM darurat.

"Mengingat masih dalam suasana pandemi dan dalam masa PPKM, pembagian ubarampe gunungan hanya dibagikan terbatas kepada para Abdi Dalem," ujar putri kedua Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X ini.

Baca Juga: Roket Hantam Kabul, Jatuh di Area Istana Negara Ganggu Acara Sholat Idul Adha

Melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa, 20 Juli 2021,
Ia menuturkan tahun lalu pembagian ubarampe selesai hanya dalam sehari.

Tahun ini ubarampe gunungan dibagikan bertahap selama lima hari sejak tanggal 20 sampai 24 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X