Komisi Kepolisian Nasional Nyatakan Aksi Polisi Smackdown Mahasiswa Langgar SOP

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:37 WIB
Tangkapan layar kekerasan polisi terhadap mahasiswa. (Instagram.com/@ngawikabeh)
Tangkapan layar kekerasan polisi terhadap mahasiswa. (Instagram.com/@ngawikabeh)

HALLO INDONESIA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan aksi polisi melakukan smackdown terhadap mahasiswa dinilai kelewatan dan di luar batas.

Aksi kekerasan oknun anggota Polresta Tangerang Kabupaten terhadap Fariz Ahmad, terjadi saat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang.

Tindakan represif tersebut sudah menyalahi SOP atau protap polisi dalam mengamankan aksi unjuk rasa.

Baca Juga: Diperkirakan Biaya Ibadah Umrah Bertambah di Masa Pandemi Covid-19

Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhan mengatakan, tugas polisi yakni memfasilitasi demo.

Pasalnya, upaya dalam menyampaikan pendapat di ruang publik itu sudah diatur dalam undang-undang.

"Secara protap tugas polisi itu kan memfasilitasi demo dan memberikan pendapat itu kan sudah dijamin undang undang."

Baca Juga: Buntut Arogansi Polisi Banting Mahasiswa, Kapolri Diminta Evaluasi Jargon Polri Presisi

"Jadi memang tugas polisi menjaga agar penyampaian pendapat itu aman dan tertib," ujar Albertus Wahyurudhan

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: RRI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X