Kapolda Banten Minta Maaf Setelah Polisi Tangerang Smackdown Mahasiwa

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:16 WIB
Tangkapan layar kekerasan polisi terhadap mahasiswa. (Instagram.com/@ngawikabeh)
Tangkapan layar kekerasan polisi terhadap mahasiswa. (Instagram.com/@ngawikabeh)

HALLO INDONESIA - Kapolda Banten dan Kapolresta Tangerang Kabupaten akhirnya meminta maaf atas aksi keberasan terhadap mahasiswa.

Polisi Tangerang melakukan aksi smackdown terhadap mahasiswa yang unjukrasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Jalan Somawijaya, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 13 Oktober 2021

Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Kapolresta Tangerang Kabupaten menyampIkan permohonan maaf.

Baca Juga: Tangkap 5 Mucikari Kasus Prostitusi Online, Polisi Buka Peluang Periksa Pengelola Apartemen

"Polda Banten meminta maaf, saya sebagai Kapolresta Tangerang Kabupaten juga meminta maaf kepada saudara FA (Fafiz Ahmad, Red) usia 21 tahun, yang mengalami tindakan kekerasan," ungkapnya.

Masasiswa UIN Maulana Hasanudin yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Kabupaten Tangerang bernama Fariz Ahmad berusia 21 tahun menjadi korban dalam aksi smackdown polisi.

Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, menyatakan, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Haryanto bakal menindak oknum personelnya yang melakukan aksi kekerasan tersebut.

Baca Juga: Baim Wong Dihujani Kritik, Paula Verhoeven Membela: Ga Perlu Justification dari Orang Lain

Menurut Wahyu, Kapolda Banten juga telah berjanji kepada korban Fariz Ahmad dan keluarganya terkait penindakan kepada personel yang membanting korban.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: RRI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X