KPK Periksa 9 Saksi Terkait Kasus Korupsi yang Jerat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

- Senin, 24 Januari 2022 | 16:24 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. (Instagram.com/@rahmat.effendi.dr)
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. (Instagram.com/@rahmat.effendi.dr)

HALLO INDONESIA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 9 orang saksi terkait dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen.

Dari 9 saksi tersebut, 7 di antaranya merupakan lurah.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menerangkan pemeriksaan para saksi ini dilakukan dalam rangka mendalami dugaan aliran sejumlah uang yang diterima Pepen dalam kasus rasuah tersebut.

Baca Juga: Wilayah Aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Berada di PPKM Level 2

"Para saksi hadir dan dimintai keterangannya terkait dugaan aliran sejumlah dana untuk tersangka RE (Rahmat Effendi)."

"Yang asalnya dari potongan dana ASN Pemkot Bekasi," kata Ali dalam keterangannya, Senin 24 Januari 2022.

Saksi-saksi yang diperiksa antara lain, Lurah Kaliabang Tengah; Ahmad Hidayat, Lurah Perwira; Isma Yusliyanti, Lurah Telukpucung; Djunaidi Abdillah.

Baca Juga: Raja Salman Dikabarkan Meninggal Dunia, KJRI Jeddah Berikan Konfirmasi Resmi

Lurah Arenjaya; Pra Fitria Angelia, Lurah Bekasijaya; Ngadino, Lurah Durenjaya; Predi Tridiansah dan Lurah Kranji; Akbar Juliando.

Selain itu dua saksi lain yang turut diperiksa yakni Kabag Hukum Pemerintah Kota Bekasi; Diah serta Staf Bagian Hukum; Ina. Direktur Marketing PT MAM Energindo, Nasori juga ikut diperiksa.

"Yang bersangkutan (Nasori) hadir dan sudah dikonfirmasi mengenai keikutsertaan perusahaan dalam pengerjaan proyek milik Pemkot Bekasi," sambungnya.

Baca Juga: Warga Tanjung Priok Gempar, Temukan Mayat Pemuda di Sebuah Gedung Kosong

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi.

Sebanyak 14 orang, termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi turut diamankan.

Adapun 9 dari 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan pemerintahan Kota Bekasi.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X