Tanpa Pandang Bulu, Polri Usut Tuntas Laporan Terkait dengan Kasus Mafia Tanah

- Selasa, 25 Januari 2022 | 14:46 WIB
Ilustrasi Mafia Tanah. (Dok Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi Mafia Tanah. (Dok Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Polri menegaskan selalu mengusut tuntas berbagai laporan terkait dengan kasus mafia tanah.

Tentunya tanpa pandang bulu dan profesional.

"Satgas mafia tanah terus bekerja dan menindaklanjuti laporan-laporan yang disampaikan oleh masyarakat," jelas Karo Penmas Divhumas Polri, Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 24 Januari 2022.

Baca Juga: Satgas Pangan Polri Awasi Aksi Borong Minyak Goreng untuk Cegah Penimbunan

Sebelumnya, mantan Direktur Badan Intelijen Strategis (BAIS), Mayjen TNI (Purn) Emack Syadzily menjadi korban mafia tanah.

Kasus ini melibatkan tersangka Kadishub Depok, Eko Herwiyanto hingga anggota DPRD Depok Nurdin Al Ardisoma.

"Korban atas nama Mayor Jenderal AD (Purn) Emack Syadzily," jelas Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, Sabtu 8 Januari 2022

Baca Juga: Satgas Pangan Polri Awasi Aksi Borong Minyak Goreng untuk Cegah Penimbunan

Kasus ini diusut berdasarkan laporan dari Emack Syadzily yang telah teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/0372/VII/2020/Bareskrim yang dibuat pada 8 Juli 2020.

Hingga kasus ini telah naik tahap penyidikan, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Selain Eko dan Nurdin, dua tersangka lainnya ialah Burhanudin Abubakar dan Hanafi selaku pihak swasta.***

Baca Juga: Kemenhub Dukung Pembukaan Travel Bubble antara Batam Bintan dengan Singapura

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X