Seorang Pemuda Tewas, Korban Penganiayaan Saat Tawuran Maut di Kawasan Grand Depok City

- Kamis, 15 September 2022 | 08:14 WIB
Ilustrasi Tawuran. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi Tawuran. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Seorang pemuda berinisial ARS (20) tewas setelah menjadi korban penganiayaan saat tawuran maut di kawasan Grand Depok City (GDC), Kota Depok.

Bentrok ini terjadi pada Senin 12 September 2022 malam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan orang tua tidak mengetahui anaknya menjadi korban penganiayaan saat tawuran.

Baca Juga: Mitos Nusantara di RTV Ajak Kita Rasakan Sensasi Tempat Bersejarah, Urban Legend, Mitos & Cerita-Cerita Mistis

Pasalnya, teman-teman memberitahukan ARS dibacok begal.

"Seolah-olah pelaku ini di depan orang tua, mereka jadi korban. Padahal, mereka janjian (tawuran)," jelas imran Edwin Siregar kepada wartawan di Mapores Metro Depok, Rabu 14 September 2022.

Menurut Imran, tawuran ini melibatkan dua kelompok yang melakukan janjian di media sosial.

Dia menyebut, korban dan pelaku sempat bertukar pesan lewat Instagram dan kemudian disampaikan ke teman-temannya.

Baca Juga: Marak Aksi Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM, Kapolda Metro Jaya Lakukan Patroli Udara

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X