Ditreskrimsus Polda Sulsel Genjot Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Proyek Pasar Tempe

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 09:03 WIB
Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri dan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli. (Dok. Hallo.id/Akbar Nur Qadri)
Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri dan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli. (Dok. Hallo.id/Akbar Nur Qadri)

HALLO INDONESIA - Ditreskrimsus Polda Sulsel diam - diam tengah menggenjot penyelidikan kasus dugaan penyimpangan pembangunan proyek Pasar Tempe Sengkang, Kabupaten Wajo.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri membenarkan adanya penyelidikan tersebut.

Katanya, sejumlah saksi yang mengetahui proses pembangunan proyek dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu telah diambil keterangannya.

Baca Juga: Omicron Merebak, Ganjar Imbau Warga Tak Gelar Keramaian Perayaan Imlek 2022

"Betul, kalau jumlah saksi (diambil keterangannya, red) saya belum tahu sudah berapa banyak, " kata perwira tiga melati lulusan Akademi Kepolisian 1991 ini melalui pesan singkat.

Dikutip dari laman LPSE Kementrian PUPR, proyek pembangunan Pasar Tempe dengan nilai HPS Rp56 miliar lebih itu dikerjakan oleh perusahaan PT Delima Agung Utama.

Namun seiring waktu, pembangunan belum mencapai 50 persen, proyek yang dikerjakan perusahaan asal Jawa Barat tersebut diputus kontrak oleh Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Sarana Strategis.

Baca Juga: Pemerintah Siap Ganti Untung 256 Ribu Hektare Kawasan IKN Nusantara

Kabarnya pemutusan kontrak terhadap PT Dilema, ditengarai terjadinya keterlambatan progres pembangunan sebagaimana yang diterangkan saat Show Cause Meeting (SCM) I, II dan III.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X