Menyerahkan Diri atau Ditangkap FBI, 2 Pilihan bagi Penista Agama Saifuddin Ibrahim

- Minggu, 15 Mei 2022 | 10:16 WIB
Saifuddin Ibrahim menyarankan Menag untuk mengevaluasi kembali ayat-ayat Al-Quran. (Dok. Tangkap layar YouTube.com/SaifuddinIbrahimTV)
Saifuddin Ibrahim menyarankan Menag untuk mengevaluasi kembali ayat-ayat Al-Quran. (Dok. Tangkap layar YouTube.com/SaifuddinIbrahimTV)

HALLO INDONESIA - Polri masih terus berupaya menangkap tersangka kasus penistaan agama Saifuddin Ibrahim yang diduga berada di Amerika Serikat (AS).

Setidaknya ada dua opsi penegakan hukum yang bakal dilakukan kepada tersangka.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., menjelaskan bahwa opsi pertama adalah Saifuddin Ibrahim diminta menyerahkan diri untuk pulang ke Indonesia.

Baca Juga: Menjelang Idul Adha Penyakit Kuku dan Mulut Serang Ternak, PP Muhammadiyah Ingatkan Ini

Jika tidak mau, masih ada opsi kedua. Yakni, pihaknya telah bekerja sama dengan FBI untuk menangkap tersangka di Amerika Serikat.

 "Kita masih berkoordinasi dengan FBI untuk proses pemulangan antara dia menyerahkan diri atau diamankan oleh FBI," jelas Kabag Penum, Sabtu 14 Mei 2022.

 Ia melanjutkan bahwa pihaknya juga masih menunggu hasil koordinasi antara Hubinter Mabes Polri dengan FBI.

Baca Juga: 3 Tim Berebut 2 Tiket Lolos dari Grup A Sepakbola Putra SEA Games, Temasuk Indonesià

Khususnya mengenai rencana pengembalian tersangka dari AS.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X