Penyebab Kematian Wanita di Apartemen Kawasan Cipulir Diungkap Polisi

- Selasa, 21 Juni 2022 | 01:28 WIB
Ilustrasi Jenazah. (Dok Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi Jenazah. (Dok Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap hasil autopsi kematian wanita berinisial I (22) di salah satu apartemen kawasan Kebayoran Lama. Polisi menyebut ada gangguan jaringan yang mengakibatkan korban tewas.

"Berdasarkan hasil autopsi, ada gangguan jaringan. Nah, gangguan jaringan ini tentunya dokter yang mungkin akan menjelaskan penyebabnya kenapa," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Senin 20 Juni 2022.

"Yang jelas kesimpulan yang disampaikan pada kami diduga penyebab matinya ada gangguan jaringan yang disebabkan oleh masuknya benda ke dalam di bokong korban," sambungnya.

Baca Juga: Provinsi Lampung Penyumbang Tertinggi Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

Baca Juga: Puslabfor Polri Bakal Dilibatkan dalam Penyelidikan Kematian Satu Keluarga di Jaktim

Sebagai informasi, dalam kasus ini polisi telah menetapkan satu tersangka yang merupakan seorang transpuan berinisial LL. Menurut Budhi, tersangka memiliki kedekatan dengan korban berdasarkan hasil rekaman CCTV.

"Jadi tersangka ini punya salon, salon kecantikan, di mana salon ini sering mungkin melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu bahkan sudah cukup lama kenal dengan korban. Terbukti, pada saat datang ke lokasi, itu korban menjemput tersangka di lobi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penghuni apartemen di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan digegerkan atas temuan mayat seorang wanita di dalam salah satu unit. Mayat tersebut ditemukan pada Rabu 8 Juni 2022 kemarin.

Baca Juga: Sulit Temukan Bukti Penyebab Kematian Artis Thailand, Polisi Akan Menutup Penyidikan Kasus Tongma Nida?

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X