Tak Boleh Naik Kereta Api Selamanya, Pelaku Pelecehan Seksual di KAI Diberi Sanksi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 01:38 WIB
PT Kereta Api Indonesia. (Instagram.com/@keretaapikita)
PT Kereta Api Indonesia. (Instagram.com/@keretaapikita)

HALLO INDONESIA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan sanksi blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual selama perjalanan kereta api.

EVP Corporate Secretary KAI, Asdo Artriviyanto mengatakan kebijakan ini diterapkan untuk memberikan efek jera dan mencegah hal serupa terulang kembali di kemudian hari.

"KAI sama sekali tidak mentolerir kejadian tersebut dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa terulang kembali," ujar Asdo dalam keterangannya, Selasa 21 Juni 2022.

Baca Juga: 6 Perlintasan Kereta Api di Jakarta Ditutup KAI Daop 1 Demi Keselamatan Bersama

Baca Juga: KAI Mulai Ujicoba Operasional Pelayanan Stasiun Shelter Matraman Jaktim

Berdasarkan bukti video dan laporan yang ada, KAI akan melakukan blacklist terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan, sehingga tidak dapat menggunakan layanan KAI di kemudian hari.

"KAI menolak untuk memberikan pelayanan terhadap pelaku yang sudah melanggar etika dan berbuat asusila, sekaligus merendahkan martabat pelanggan lainnya terutama terhadap kaum hawa," tuturnya.

Asdo menyebut KAI sudah menghubungi korban untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan siap untuk memberikan dukungan hukum.

Baca Juga: KAI Usulan Tambahan PMN 2022 untuk Danai KCJB, DPR akan Dalami Dulu

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X