Pj Gubernur Akmal Bertemu Menteri Sakti, Siap Kembangkan Potensi Perikanan Sulbar

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:04 WIB
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik (kiri) berbincang dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI Sakti Wahyu Trenggono (kanan).  (Dok.Hallo.id)
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik (kiri) berbincang dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI Sakti Wahyu Trenggono (kanan). (Dok.Hallo.id)

HALLO INDONESIA - Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2022.

Akmal memaparkan tentang potensi perikanan dan kekayaan laut Sulbar yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami memaparkan tentang potensi perikanan Sulbar. Kebutuhan nelayan saat ini serta permasalahan yang muncul untuk membuat nelayan di Tanah Mandar lebih sejahtera di masa datang," tutur Akmal Malik.

Baca Juga: Pasokan Minyak Dunia Meningkat, ICP Juli 2022 Turun Jadi USD 106,73 per Barel

Dihadapan Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Akmal Malik menyampaikan bahwa kebutuhan nelayan yang jumlahnya sangat besar di Sulbar saat ini adalah dukungan modal dan bantuan dari sisi peralatan tangkap.

"Kalau Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa menghibahkan kapal-kapal sitaan pada nelayan di Sulbar, atau dibantu pengadaan kapal, maka akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan para nelayan, khusus untuk sektor perikanan tangkap," jelas Akmal Malik.

Di sisi lain, Akmal Malik yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengemukakan, untuk perikanan budi daya perlu dukungan kebijakan utamanya terkait kerja sama dengan pihak ketiga dalam meningkatkan produksi serta dukungan teknologi.

Baca Juga: Kepada Lola Amaria, Muhaimin Iskandar Ungkap Apresiasi Dan Dukungan Pada Film Pesantren

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik memaparkan pelaksanaan usaha perikanan tangkap di Sulbar, terdapat 18.272 orang nelayan yang mengelola sebanyak 7.897 kapal. Tapi kekuatan kapal tangkap masih tidak maksimal, karena hanya didominasi oleh kapal motor di bawal 0,5 GT atau kapal nelayan menggunakan motor tempel.

"Secara internal, Pemprov Sulbar sudah menyiapkan beberapa rencana, seperti pengadaan kapal penangkap ikan, pengadaan pabrik es, pembangunan cold storage hingga pengembangan budidaya udang," tutur Akmal Malik.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X